Eri Minta Jukir Bermasalah Diganti: Pilih Warga Surabaya, Mereka juga Butuh Pekerjaan!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Usai menerima laporan warga soal dugaan pelanggaran di sejumlah titik, termasuk kawasan wisata Ampel dan Pasar Blauran, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta Dinas Perhubungan (Dishub) memperketat pengawasan parkir.
Laporan warga tersebut mencakup penarikan tarif parkir Rp 5.000 dan penggunaan lahan parkir yang tidak sesuai ketentuan, meski petugas Dishub berada di lokasi.
Baca juga: Cegah Penularan Campak dan Potensi KLB, Ini yang Dilakukan Pemkot Surabaya!
Dalam evaluasi bersama jajaran Dishub di ruang kerjanya, Eri memutar rekaman video kiriman warga yang memperlihatkan sejumlah dugaan pelanggaran tersebut. Dia mempertanyakan efektivitas pengawasan petugas, terutama ketika pelanggaran tetap terjadi di depan mata petugas.
“Kalau ada jukir liar, bukan berarti anak-anak Dishub diam saja. Saya tidak mau kejadian ini terulang lagi. Saya beri kewenangan untuk bertindak tegas,” pintanya, Rabu (14/10/2026).
Dia meminta pimpinan Dishub mengevaluasi kinerja petugas di lapangan, termasuk mempertimbangkan pergantian personel yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas.
Menurutnya, pengawasan tidak akan efektif jika pimpinan tidak berani mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang ditemukan.
Eri juga meminta agar proses pergantian jukir dilakukan dengan mempertimbangkan warga Surabaya. Dia mendorong Dishub memberikan kesempatan kerja kepada warga setempat yang dinilai mampu menjaga ketertiban parkir di wilayahnya.
Baca juga: Hari Jadi ke-81 Jatim, Eri: Surabaya Pegang Peran Vital bagi Jatim dan Indonesia Timur!
“Ganti juru parkirnya kalau memang tidak bisa bekerja dengan benar. Pilih sendiri warga Surabaya. Warga Surabaya juga membutuhkan pekerjaan,” ujarnya.
Selain mengevaluasi jukir, Eri menegaskan pentingnya pengawasan berkelanjutan oleh jajaran Dishub agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.
Dia meminta petugas memastikan penggunaan lahan parkir sesuai ketentuan, serta menindak praktik yang merugikan masyarakat.
Di sisi lain, Eri mengapresiasi warga yang aktif melaporkan dugaan pelanggaran melalui video. Dia menilai partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam pengawasan pelayanan publik dan upaya menjaga ketertiban Surabaya.
Baca juga: Surabaya Raih 2 Penghargaan Kemenhub, Dishub Siapkan Alat Uji Mobil Listrik!
“Saya berterima kasih kepada warga yang mengirimkan video. Semakin kita bersama-sama menjaga Surabaya, kota ini bisa semakin tertib dan aman,” ucapnya.{*}
| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur