Imbas Corona, Ekonomi Nelayan Lamongan Nyaris Lumpuh
SERING TERPARKIR: Perahu nelayan di pesisir utara Lamongan, makin sering terparkir sejak pandemi Corona. | Foto: IST
LAMONGAN, Barometerjatim.com Pandemi Corona (Covid 19) membuat seluruh sektor perekonomian masyarakat turun dan melemah. Tak sedikit pula yang hampir lumpuh, termasuk perekonomian masyarakat nelayan.
Baca juga: Pengunjung CFD Sidoarjo Tembus 18.030, Biaya Kerusakan Fasum Capai Rp 36 Juta!
"Sejak wabah virus Corona melanda, harga ikan laut turun, sehingga banyak nelayan yang berhenti beraktivitas," kata Sekretaris DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan, Ma'mun Murod, Rabu (3/6/2020).
Murod menandaskan, banyaknya para nelayan yang berhenti beraktivitas berdampak pula terhadap sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masyarakat nelayan.
"Kondisi sektor UMKM masyarakat nelayan di Pantura Lamongan saat ini hampir lumpuh!" tegasnya.Kondisi tersebut terjadi, lanjut Murod, disebabkan UMKM masyarakat nelayan sulit mendapatkan pasokan ikan. Selain itu, harga bahan-bahan untuk proses pengolahan juga naik.
Baca juga: Sabet 4 Penghargaan Syariah Award Jatim 2026, Surabaya Juaranya Sertifikasi Halal!
"Ini dilema. Meski mereka (UMKM) bisa produksi, tapi juga bingung mendistribusikan hasil olahannya, karena banyak wilayah melakukan pembatasan sosial (PSBB/Pembatasan Sosial Berskala Besar)," jelasnya.
Saat ini, di beberapa daerah telah memberlakukan PSBB sejak beberapa bulan Covid-19 mewabah. Sehingga masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dalam berinteraksi. Di antaranya wajib menjaga physical distancing dan social distancing.Karena itu, Murod meminta pemerintah segera turun dengan memberikan stimulus bagi sektor UMKM masyarakat nelayan di wilayah pantura Lamongan.
Baca juga: Emil Dardak Nakhodai Lagi MES Jatim, Khofifah Puji Dedikasinya untuk Ekonomi Syariah!
"Stimulus tersebut akan membantu sektor UMKM, dan dapat menolong roda perekonomian masyarakat nelayan," ujarnya.
ยป Baca Berita Terkait Wabah Corona