Tragedi Al Khoziny, Santri Korban asal Surabaya Dirawat di RSUD Soewandhi

Reporter : Andriansyah  |   Selasa, 30 Sep 2025 19:51 WIB
SATU TEWAS: Bangunan Al Khoziny ambruk timpa ratusan santri, satu dinyatakan tewas. | Foto: Barometerjatim.com/HPS

SURABAYA | Barometer Jatim – Pemkot Surabaya memberikan penanganan maksimal bagi santri asal Kota Pahlawan korban insiden bangunan ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo.

"Ada santri dari Surabaya yang menjadi korban, sudah dirawat di Rumah Sakit Soewandhi hari ini. Jadi kita memberikan perawatan secara maksimal di sana," terang Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Selasa (30/9/2025).

Baca juga: Tak Terbukti Korupsi Rusunawa, Eks Kadis P2CKTR Sidoarjo Agoes Boedi Divonis Bebas!

Dia juga menyatakan akan segera mengunjungi korban secara langsung untuk memberikan dukungan moral. "Saya juga akan ke sana, saya akan berkunjung menjenguk korban," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya menunjukkan kesigapan dengan mengirimkan tim rescue lengkap ke lokasi kejadian. Bantuan dikirim setelah Pemkab Sidoarjo meminta dukungan karena keterbatasan tim penyelamatan.

Eri menjelaskan, Surabaya menerjunkan satu unit mobil Heavy Duty Rescue (HRD) beserta tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DKPP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya.

Baca juga: Eri Cahyadi Minta Ruang IGD Puskesmas Dibenahi: Jangan seperti di Film Horor!

"Sidoarjo meminta bantuan kepada kami karena ada kejadian runtuhnya sebuah bangunan, dan ternyata satu-satunya yang punya mobil tim rescue adalah Kota Surabaya. Jadi kemarin kita ditelepon dan kita kirimkan tim secara langsung," jelasnya.

Dia menambahkan, bantuan ini bentuk solidaritas Surabaya bagi daerah sekitar. "Surabaya ini alhamdulillah bisa bantu daerah-daerah sekitarnya, moga-moga berkah," ucapnya.

Sehari sebelumnya, Senin (29/9/2025), bangunan tiga lantai Ponpes Al Khoziny ambruk menimpa ratusan santri. Satu orang dinyatakan tewas, 84 luka-luka, dan sisanya masih dalam proses evakuasi. {*}

Baca juga: Warga Keluhkan Antrean Online Puskesmas, Eri Cahyadi Gerak Cepat Benahi Sistem!

| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer