Kakanwil Kemenag Jatim Wanti-wanti 1.752 PNS Baru: Waktu Kerja Jangan Dikorupsi!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Sabtu, 23 Mei 2026 14:29 WIB
PNS BARU: Penyerahan SK PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang dilantik. | Foto: Kemenang Jatim

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Menteri Agama, Nasaruddin Umar melantik secara daring 1.752 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 di lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Jatim menjadi PNS, Kamis (21/5/2026).

CPNS formasi 2024 total sebanyak 1.827. Dari jumlah itu 1.752 diangkat menjadi PNS, 11 mengundurkan diri atau meninggal dunia, 59 dialihkan penempatannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dan 5 lainnya dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah.

Baca juga: Khalid Basalamah Kembalikan Rp 8,4 M ke KPK, Gus Hans: Kok Malah Menteri yang Ditahan?

Dalam arahannya, Nasaruddin mengajak PNS yang baru dilantik untuk memperkuat rasa syukur, loyalitas, dan solidaritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara. 

Dia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua, serta mengimplementasikan nilai-nilai ASN Kemenag yang terangkum dalam prinsip ISTIQAMAH (Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah).

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan secara daring bersama seluruh Kantor Kemenang kabupaten/kota se-Jatim. 

Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan pentingnya meluruskan niat bekerja sebagai bentuk ibadah agar mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, bermanfaat, dan membahagiakan masyarakat.

Dia juga menekankan pentingnya menjunjung empati, adab, dan amanah dalam menjalankan tugas, serta mengingatkan ASN untuk menghindari praktik korupsi waktu kerja.

Baca juga: Eri Cahyadi Perkuat Kampung Pancasila, ASN Jadi Pendamping di Setiap RW!

“Apa artinya kepintaran jika tidak dibarengi kerendahan hati dan sopan santun. Jangan melayani dengan sombong. Waktu kerja ASN adalah milik rakyat, jangan dikorupsi. Kita ini pelayan, bukan penguasa,” tegasnya.

Kakanwil juga mengingatkan para ASN, agar tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada pihak tertentu terkait pelantikan yang diterima.

“Tidak boleh ada yang merasa berjasa atas pelantikan anda dan meminta imbalan. Ini semua adalah takdir dan berkat doa orang tua,” ucapnya.

Baca juga: Nih Kabar Gembira buat ASN Pemkot Surabaya, THR Segera Cair!

Dalam kesempatan tersebut, Sruji juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang dilantik.{*}

| Baca berita Kemenag Jatim. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer