Pemkot Surabaya Jamin Seluruh Lulusan SD Tertampung di SMP, Kuota Capai 42 Ribu!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Pemkot Surabaya memastikan, seluruh anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepastian itu seiring kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta, untuk menampung seluruh lulusan SD di Kota Pahlawan.
Baca juga: Tutup Celah Penyimpangan, Pemkot Surabaya Hadirkan Mantan Kajati Jatim!
"Jadi, (sekolah) negeri dan swasta kita berkolaborasi,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, Selasa (19/5/2026).
“Insyaallah berdasarkan kuota yang ada di Dinas Pendidikan, semua anak usia sekolah di Surabaya tidak ada yang tidak sekolah untuk 2026," tegasnya.
Sementara itu Pemerhati Pendidikan dan Perlindungan Anak LPA Jawa Timur, Isa Anshori menilai kapasitas sekolah di Surabaya masih memadai untuk menampung seluruh anak usia sekolah pada pelaksanaan SPMB 2026/2027.
Menurut Isa, total daya tampung SMP negeri dan swasta di Surabaya mencapai sekitar 42.000 kursi. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mengakomodasi lulusan SD negeri dan swasta.
"Dari jumlah daya tampungnya 42.000 (SMPN dan swasta), artinya tidak ada anak Surabaya yang usia sekolah yang tidak sekolah," kata Isa.
Baca juga: Hotline Lapor Cak Eri Banjir Aduan, Wah! Ada yang Curhat soal Rumah Tangga
Dia menjelaskan, kuota SMPN di Surabaya mencapai sekitar 17.000 kursi dari total sekitar 41.000 lulusan SD negeri dan swasta. Dengan komposisi tersebut, sekitar 40 persen siswa diperkirakan tertampung di sekolah negeri, sedangkan sisanya dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.
"Proporsi 17.000 (kuota SMPN) dari 41.000 (lulusan SDN dan swasta), sehingga porsinya sekitar 40�n kue swasta adalah 60%. Artinya semua akan jadi tertampung," ujarnya.
Selama pelaksanaan SPMB berjalan sesuai aturan yang berlaku, tandas Isa, seluruh anak usia sekolah di Kota Pahlawan dipastikannya tetap memiliki akses pendidikan.
Baca juga: Kadin Surabaya 2024-2029 Baru Dilantik, Ali Affandi: Kami Telah Bergerak 1,5 Tahun!
"Selama kita berjalan di aturan yang ada, saya kira tidak ada anak usia sekolah di Surabaya yang tidak sekolah," ucapnya.{*}
| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur