Momen HUT RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan BPJS 1.144 Pekerja Informal

Reporter : -
Momen HUT RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan BPJS 1.144 Pekerja Informal
SIMBOLIS: Bupati Ipuk Fiestiandani secara simbolis serahkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. | Foto: Humas BWI

BANYUWANGI | Barometerjatim.com – Di momen HUT ke-81 kemerdekaan RI, Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan.

Dalam program bulanan tersebut, kali ini disalurkan dalam bentuk pendaftaran perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi ribuan pekerja informal Banyuwangi, seperti buruh nelayan hingga tukang pijat.

Penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani kepada 10 orang perwakilan penerima saat Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Taman Blambangan, Senin (17/8/2026). 

“Ini adalah gerakan rutin yang telah kita lakukan bersama-sama sejak 2024. Kami dorong ASN untuk terus melakukan aksi sosial, berbagi rezeki untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu,” katanya. 

Selama ini ASN Berbagi menyumbangkan banyak program, seperti pembagian ribuan sembako kepada warga prasejahtera yang dibeli dari warung rakyat, pembagian ratusan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, hingga bantuan perlatan sekolah untuk siswa kurang mampu. 

Tidak hanya melibatkan ASN saja, program ini juga mendapatkan banyak dukungan dari lintas sektor. Seperti kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, para pengusaha hingga organisasi profesi di Banyuwangi.

Terkait BPJS Ketenagakerjaan, saat ini ASN Banyuwangi Berbagi telah mendaftarkan 1.144 pekerja informal dari target 5.000 peserta. Para penerima merupakan warga dari Desil 1-3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kemensos.

Dengan terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, peserta mendapatkan jaminan pengobatan rawat jalan dan inap, santunan kematian, dan kecacatan akibat risiko kerja.

Salah satu penerima, Supriyono (62) yang merupakan nelayan mengaku senang mendapat perlindungan sosial, mengingat resiko pekerjaannya yang cukup besar karena sering mencari ikan di tengah laut.

“Saya biasanya ikut mencari ikan sampai sekitar wilayah Alas Purwo sampai Bali. Ini pertama kalinya saya punya BPJS Ketenagakerjaan, alhamdulillah kerja jadi lebih tenang,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Muatip, buruh tani asal Desa Jambesari, Kecamatan Giri. Dia mengaku senang mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. "Senang, matur nuwun," ujarnya.

“Saya sangat senang dapat BPJS Ketenagakerjaan. Alhamdulillah gratis, kalau harus bayar sendiri terus terang cukup berat,” timpal Istiqomah (59) penjual rujak yang berjualan di rumahnya.{*} 

| Baca berita Banyuwangi. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.