Surabaya Hadirkan Cross Musea Pertiwi, Ada Pameran Imersif hingga Live Music!

Reporter : Andriansyah  |   Senin, 01 Jun 2026 21:00 WIB
PENUH SENSASI: Pameran imersif, salah satu suguhan dalam Cross Musea Pertiwi. | Foto: Barometerjatim.com/HPS

SURABAYA | Barometerjatim.com – UPTD Museum Surabaya menghadirkan Cross Musea Pertiwi di Museum Dr Soetomo, 2–14 Juni 2026, bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma’munah menuturkan kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antarmuseum dalam menghadirkan pengalaman belajar sejarah dan budaya yang lebih interaktif, edukatif, serta menarik bagi masyarakat.

Baca juga: Dinkes Surabaya Bantah RSUD EC Asal Buang Limbah B3: Sudah Sesuai Prosedur!

"Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Jadi tidak hanya melihat koleksi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam perjalanan cerita yang kami bangun melalui tema pertiwi,” katanya, Senin (1/6/2026).

“Harapannya, pesan yang ingin disampaikan bisa lebih mengena dan mudah dipahami masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda," sambung Saida.

Tiga museum yang turut berpartisipasi dalam pameran, terang Saidatul, yakni Museum Etnografi Universitas Airlangga, Museum Mpu Tantular Sidoarjo, dan Museum Sonobudoyo Yogyakarta. 

Berbagai koleksi dari ketiga museum akan dipadukan untuk membangun narasi tentang kehidupan, tradisi, serta nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Selain pameran imersif, lanjut Saida, Cross Musea Pertiwi diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti diskusi publik, pertunjukan live music, serta kuis berhadiah yang dapat diikuti pengunjung selama kegiatan.

Baca juga: Perkuat CKG di Surabaya, ICMI Jatim Tawarkan Konsep RS Smart Berbasis RW!

Berbagai area interaktif juga disiapkan di dalam museum, mulai dari spot foto tematik hingga aktivitas digital yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan materi pameran.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya revitalisasi museum, agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan fungsi edukatifnya.

"Museum harus terus bertransformasi agar tetap diminati masyarakat. Karena itu kami menghadirkan konsep yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga pengunjung bisa memperoleh pengalaman sekaligus pemahaman yang lebih mendalam tentang makna kehidupan dan budaya," paparnya.

Cross Musea Pertiwi dapat dikunjungi pukul 08.00-15.00 WIB. Tiket masuk tersedia melalui sistem pemesanan daring dengan pembayaran nontunai menggunakan QRIS. 

Baca juga: 184 Ribu KPM di Surabaya Terima Bantuan Beras, Ketahuan Dijual Langsung Dicoret!

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak menelusuri makna kehidupan dan kebudayaan Nusantara melalui perspektif koleksi museum yang dikemas secara modern dan menarik,” ucap Saida.{*}

| Baca berita Museum. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer