KAI Hidupkan Lagi Layanan Pengiriman Ternak, Banyuwangi Titik Awal Keberangkatan!

Reporter : Andriansyah  |   Sabtu, 12 Sep 2026 21:46 WIB
DISAMBUT HANGAT: PT KAI Logistik saat bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi. | Foto: Humas BWI

BANYUWANGI | Barometerjatim.com – PT KAI Logistik -- anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) -- menghidupkan kembali layanan angkutan ternak dan pertanian, untuk memperlancar pengiriman dari daerah penghasil menuju pusat permintaan. 

Direktur Operasi KAI Logistik, Broer Rizal mengatakan layanan angkutan ternak dan pertanian menggunakan kereta api pernah eksis pada era 1960-an hingga awal 2000-an namun sempat berhenti. 

Baca juga: Karhutla Gunung Ijen, Helikopter Water Bombing BPBD Jatim Beri Bantuan Udara!

“Kami rencanakan akhir September ini dimulai. Untuk angkutan perdana, kami akan melakukan perjalanan kereta apinya dari Banyuwangi sebagai titik awal pemuatan dan titik awal keberangkatan. Nanti tujuan akhirnya di Jakarta Gudang,” katanya, Sabtu (12/9/2026).

“Kami pilih Banyuwangi karena potensinya memang besar. Komoditasnya beragam, populasi sapinya juga banyak,” tandas Broer.

Menurutnya, layanan ini menawarkan efisiensi waktu dengan estimasi pengiriman maksimal 26 jam. Waktu yang jauh lebih singkat, dibandingkan moda darat lainnya yang sering kali dihadapkan pada dinamika kondisi jalan yang beragam.

“Dengan begitu jaminan ternak bisa sampai tepat waktu lebih tinggi. Sapi juga lebih minim stres karena tidak terlalu lama di kendaraan, biayanya juga sangat kompetitif,” ujarnya.

Modifikasi Kontainer

Layanan, terang Broer, akan menggunakan gerbong khusus hasil modifikasi kontainer yang telah disesuaikan untuk pengangkutan dalam jumlah besar.

“Kami rencanakan ada 20 gerbong sekali berangkat yang semuanya berisikan sapi dan hasil pertanian. Seperti buah, sayur, cabai, dan sebagainya,” paparnya.

Baca juga: Karhutla Kawah Ijen Meluas, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat Bencana!

Dalam layanan ini, lanjut Broer, KAI Logistik menggandeng PT Bogantara Indo Transport (Bogantara) sebagai mitra kerjanya. 

Bogantara inilah yang bertugas sebagai pelaksana teknis di lapangan mulai proses pengumpulan dan penjemputan komoditas dari pelanggan, packing, loading gerbong, hingga pengantaran menuju konsumen.

Sementara itu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menyambut positif. Menurutnya, layanan baru ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan peternakan.

“PT KAI Logistik telah datang ke Banyuwangi untuk membahas layanan ini. Dengan layanan ini semakin membuka peluang komoditas pertanian dan peternakan Banyuwangi, menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Gunung Ijen, Ipuk Minta Dukungan Helikopter Water Bombing

Ipuk mengatakan dengan pengiriman ternak dan hasil pertanian menggunakan kereta api, akan lebih cepat dan tepat waktu dibandingkan menggunakan moda transportasi darat lainnya. 

"Dengan kereta api jarak tempuh akan lebih cepat dan tepat waktu. Tentu ini memudahkan para peternak dan petani di Banyuwangi untuk pengiriman ternak dan hasil pertanian mereka," ujarnya.{*}

| Baca berita Banyuwangi. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer