Omicron Diprediksi Memuncak di Februari, DPRD Surabaya: Alarm buat Dinkes

barometerjatim.com  |   Minggu, 23 Jan 2022 02:49 WIB

ALARM DINKES: Khusnul Khotimah, minta Dinkes bersiap diri hadapi prediksi puncak penyebaran Omicron. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com Komisi D DPRD Kota Surabaya, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) bersiap diri terkait prediksi Covid-19 varian Omicron yang diprediksi pemerintah bakal memuncak pada Februari 2022.

Baca juga: VIDEO: Puti Guntur Warning Keras PDIP Sidoarjo: Jangan Mencla-mencle!

Kami memberikan catatan, bahwa ini menjadi alarm bagi Dinkes Surabaya, kata Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, Sabtu (22/1/2022).

Khusnul meminta Dinkes untuk menyiapkan rumah sakit darurat termasuk obat, sehingga kondisi darurat seperti sebelum-sebelumnya tidak terjadi.

Jangan sampai kita mengalami kedaruratan seperti tahun sebelumnya. Jauh-jauh hari kita harus siapkan rumah sakit dan juga siapkan RS Lapangan Tembak dan BDH yang kemarin tetap difungsikan, ujarnya.

Baca juga: Puti Guntur: Surabaya-Sidoarjo Bukan Dapil Neraka tapi Dapil Besi!

Selain iti, legislator asal Fraksi PDIP ini juga meminta Pemkot mengaktifkan lagi call centre karena penting sekali saat dalam kondisi kedaruratan.

Bila perlu nomor kontak kepala Puskesmas diketahui masyarakat, karena kalau mengalami kedaruratan dan butuh kecepatan layanan seperti oksigen dan lainnya tidak mengalami kesulitan seperti pada waktu sebelumnya, imbuhnya.

Selain itu, lanjut Khusnul, harus ada optimalisasi layanan terutama di Puskesmas. Puskesmas adalah layanan dasar sudah harus dituntaskan. Preventif promotif, dan kuratifnya tetap harus jalan,

Baca juga: PAC PDIP se-Sidoarjo Dilantik, Puti Guntur: Yang Loyal, Jangan Mencla-mencle!

Khusnul juga meminta adanya pelibatan tokoh masyarakat di kampung dan elemen masyarakat untuk bergotong royong menjaga pola hidup sehat dan bersih. Semua elemen masyarakat harus bergotong royong, pungkasnya.

» Baca berita terkait Pemkot Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

Tags :

Berita Terbaru

Berita Populer