Perintahkan Camat-Lurah Bikin Hotline, DPRD Surabaya Puji Langkah Eri Cahyadi!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Langkah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memerintahkan camat dan lurah membuat layanan hotline diapresiasi Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.
Menurutnya, Kebijakan tersebut sebagai langkah tepat guna mempercepat pelayanan publik sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi.
"Ini langkah yang bagus. Pak Wali Kota sudah memberikan contoh dengan membuat kanal aduan masyarakat,” katanya, Minggu (19/7/2026).
“Saya kira bukan hanya lurah dan camat saja, tetapi seluruh OPD juga harus memiliki hotline," tandas legislator asal Partai Gerindra tersebut.
Terlebih, lanjutnya, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat mulai dari sampah, parkir, hingga layanan publik lainnya membutuhkan respons cepat dari Pemkot Surabaya.
“Keberadaan Hotline, dapat mempermudah warga menyampaikan keluhan dan mempercepat proses penanganan,” ucapnya.
Dia mencontohkan laporan terkait persoalan sampah dapat disampaikan warga kepada lurah. Selanjutnya, pihak kelurahan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun instansi terkait agar persoalan segera ditangani.
"Agar nantinya lurah, camat, maupun OPD terkait bisa turun bersama-sama menangani persoalan yang ada," katanya.
Bahtiyar berharap, hotline di tingkat kelurahan dan kecamatan terintegrasi dengan kanal aduan milik wali kota. Dengan demikian, Eri dapat memantau langsung kecepatan respons aparatur di lapangan.
"Sehingga beliau bisa mengontrol camat atau lurah mana yang cepat merespons dan mana yang belum merespons. Dari situ nantinya bisa dilakukan evaluasi," ucapnya.
Bahtiyar juga menyoroti masih adanya sejumlah laporan masyarakat yang belum ditindaklanjuti secara optimal, hingga akhirnya mendapat perhatian langsung dari wali kota.
Menurutnya, Eri telah memberikan teladan dengan turun langsung ke lapangan merespons keluhan warga. Karena itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot harus menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama.{*}
| Baca berita DPRD Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur