Isi Ramadan, Gerindra Jatim Gembleng 75 Mahasiswa dengan Tadarus Politik!
SURABAYA | Barometer Jatim – Mengisi Ramadan, DPD Partai Gerindra Jatim menggelar Tadarus Politik Gen Z yang diikuti puluhan mahasiswa. Rencananya acara ini digelar selama tujuh kali di bulan suci.
Tadarus politik edisi pertama, Senin (23/2/2026) malam, mengambil tema "Politik Jalur FYP, Membungkus Cita Dalam Citra” diikuti sekitar 75 mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya. Mulai dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag), hingga Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).
Baca juga: Eri Cahyadi Terbitkan SE, Simak! Ini Larangan di Surabaya selama Ramadan
Para mahasiswa antusiasi menyimak 'tausiyah' sejumlah kader Gerindra Jatim mulai dari Darmawan Sutanto hingga Irda Bella Ajeng. Peserta juga menyampaikan beberapa pandangannya terhadap kondisi perpolitikan nasional hingga global.
Salah satu mahasiswa UNUSA, Muhammad Ridho menyebut Tadarus Gen Z yang digelar Gerindra Jatim sangat inspiratif.
"Kebetulan pembicara hari ini sangat luar biasa, mereka para wakil rakyat dan memberi materi yang menarik. Bagi saya sebagai Gen Z itu bermanfaat dan untuk masa depan bagi bangsa kita," katanya di kantor DPD Gerindra Jatim.
Ridho berharap, para wakil rakyat terutama dari Gerindra bisa terus menjembatani kepentingan Gen Z dengan pemerintah termasuk membuka ruang dialog.
"Banyak-banyakin membuka ruang aspirasi untuk para Gen Z ini melalui acara-acara seperti ini," tambahnya.
Sedangkan Mahasiswa UINSA, Muhammad Arif Farhan Firman Syah mendorong agar partai politik membuka ruang yang lebar untuk berkomunikasi dengan anak muda.
"Kalau menurut saya pribadi, dengan mengikuti acara ini saya mendapat pengalaman baru terkait pengertian dari politik. Dan kita juga enggak harus percaya dengan berita-berita yang ada di TikTok ini, karena kebanyakan itu mengandung hoaks,” katanya.
“Dan juga seperti yang disampaikan oleh Bapak Anwar Sadad (Ketua Gerindra Jatim) tadi, bahwasanya kita sebagai Gen Z itu kalau ada berita yang identik atau dengan merendahkan orang lain, itu kita seharusnya curiga bahwasanya itu apakah ada unsur lain di balik berita tersebut," jelasnya.
Baca juga: Prabowo Gagas Gentengisasi, Gerindra Jatim: Bisa Kurangi Impor Seng Rp 5 Triliun!
Arif Farhan berharap, kegiatan seperti ini berlanjut supaya bisa membangun berpikir kritis dari generasi Gen Z. Mahasiswa semester 6 tersebut juga mengapresiasi usaha pemerintah pusat untuk hadir di tengah rakyat dengan berbagai program prioritas.
"Banyak program-program yang baru seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) yang sudah membantu kita, baik itu dari kalangan yang kecil seperti yang terpencil-terpencil di daerah yang pelosok-pelosok itu sudah sangat terbantu dengan MBG. Dan juga harapan saya tetap semangatlah memimpin di negara Indonesia ini," ucapnya.
Ruang Komunikasi
Sementara itu kader Partai Gerindra, Irda Bella Ajeng memastikan partainya akan terus membuka ruang komunikasi dengan anak-anak muda. Baginya, anak muda saat ini adalah para penerus tokoh politik bangsa.
"Adanya tadarus Gen Z ini semakin mendukung generasi muda yang ingin masuk ke dalam politik, supaya tidak termakan oleh hoaks ataupun berita-berita yang menyeramkan mengenai politik,” katanya.
“Karena Partai Gerindra membutuhkan penerus generasi emas untuk membesarkan dan juga menyongsong Indonesia Emas 2045," kata perempuan yang juga anggota DPRD Sidoarjo itu.
Baca juga: Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM!
Irda menyebut, Tadarus Gen Z Gerindra Jatim akan digelar lagi pada Jumat mendatang. Dia mengajak anak-anak muda ikut serta karena banyak narasumber yang akan dihadirkan.
"Hari Jumat nantinya akan dilaksanakan tadarus yang kedua. Jadi monggo (silakan) kalau misalkan adik-adik sekalian mau ikut, langsung daftar melalui barcode yang ada di Instagram DPD Partai Gerindra Jatim. Kami akan fokus di isu kepemudaan," tandasnya.
Dalam acara ini turut dihadiri sejumlah kader Gerindra Jatim yakni Cahyo Yudo Kuncoro, Halimur Rosyid, dan Bahrudin Abdillah.{*}
| Baca berita Ramadan. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur