Peresmian Gedung Baznas, Pemkab Tuban Santuni 2.000 Yatim Piatu dan Dhuafa

Reporter : Hamim Anwar  |   Kamis, 05 Mar 2026 20:36 WIB
PERESMIAN: Bupati Lindra saat peresmian Gedung Baznas Kabupaten Tuban. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM

TUBAN | Barometer Jatim – Komitmen meningkatkan kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat, terus diperkuat melalui sinergi antara Pemkab Tuban dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. 

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan santunan 2.000 anak yatim dan dhuafa sekaligus peresmian gedung Baznas Kabupaten Tuban, Kamis (5/3/2026).

Baca juga: Rutin Tiap Ramadan, MAKI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Yatim Piatu

Santunan anak yatim dan dhuafa secara rutin digelar setiap tahunnya sejak Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky alias Lindra menjabat bupati pada 2021.

Kegiatan ini dihadiri Wabup Tuban, pimpinan Baznas RI, sejumlah pimpinan Setdaprov Jatim, Forkopimda Tuban, Sekda Kabupaten Tuban, jajaran OPD dan camat, pimpinan perusahaan, BUMN/BUMD, perbankan, dan kepala desa.

Mengawali sambutannya, Lindra menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung penguatan tata kelola zakat di Tuban. Mulai dari Pemprov Jawa Timur, Baznas RI, Baznas Jatim dan Baznas Tuban. 

Dukungan tersebut dinilai berperan penting dalam meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di daerah.

Bukan Sekadar Angka

Lindra menerangkan, santunan kepada 2.000 anak yatim bukan sekadar angka. Bantuan yang diserahkan menjadi gambaran ribuan harapan dan masa depan generasi yang harus dijaga bersama.

Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat serta para muzaki yang mempercayakan amanahnya melalui Baznas Tuban. 

“Kami berpesan kepada adik-adik semua, agar terus belajar dan meraih cita-cita setinggi mungkin,” ucapnya.

SANTUNAN: Bupati Tuban, Lindra santuni anak yatim dan dhuafa. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM

Di Tuban, lanjut Lindra, berbagai program Baznas telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Di bidang pendidikan, zakat membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui beasiswa dan bantuan pendidikan. Di bidang kesehatan, zakat meringankan beban masyarakat melalui bantuan pengobatan. 

Selain itu, zakat juga hadir dalam program sosial kemanusiaan, bantuan kebencanaan, serta pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha bagi UMKM dan keluarga dhuafa.

Baca juga: Rutin Setiap Ramadan, DPRD Surabaya Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

“Program-program tersebut, sejalan dengan agenda pemerintah daerah dalam menekan kemiskinan dan memperluas akses kesejahteraan,” sambungnya.

Tingkatkan Kinerja

Sementara itu Ketua Baznas Tuban, Agus Suryanto menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tuban yang telah memberikan hibah pembangunan Gedung Baznas Tuban. 

Kehadiran gedung tiga lantai Baznas, diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja lembaga dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara optimal. 

“Kami sampaikan terima kasih kepada Bupati dan Pemkab Tuban yang telah memberikan dukungan, sehingga pembangunan gedung tersebut dapat terwujud,” tuturnya.

Agus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. Dana yang terkumpul dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan maupun syariat Islam. 

“Berbagai program yang dikembangkan guna demi kemaslahatan umat dan mendukung upaya pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat,”

Baca juga: PDIP Jatim Nuzulul Qur’an Bareng Anak Yatim dan Janda, Ingin Dapat Berkah!

Santunan tersebut, terangnya, diserahkan kepada anak-anak yatim piatu yang sedang menempuh pendidikan maksimal jenjang SMA sebanyak 2.000 anak. 

Setiap penerima memperoleh total bantuan senilai Rp 282 ribu, terdiri dari uang tunai, tabungan, alat sekolah, dan uang transport.

Selain memberikan bantuan pendidikan, Baznas Tuban juga memiliki sejumlah program. Di antaranya memberikan bantuan berupa keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.120 imam mushala.

Selain itu juga ditambahkan dengan pengurus takmir masjid jami yang tersebar di seluruh kecamatan. Lalu memberikan bantuan pembangunan rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Di 2026 ini ditargetkan sebanyak 50 unit rumah akan terbangun.{*} 

| Baca berita Tuban. Baca tulisan terukur Hamim Anwar | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer