Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Layanan Pemkot Surabaya Langsung 100 Persen!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyatakan meski terdapat kebijakan Work From Home (WFH) bagi sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum kembali ngantor, standar pelayanan Pemkot Surabaya kepada masyarakat tidak boleh menurun.
Hal itu terlihat saat hari pertama kerja pasca pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi, seluruh unit pelayanan publik langsung beroperasi secara maksimal. Hal itu untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.
Baca juga: Libur Lebaran, Tak Ada Kendaraan Dinas Pemkot Surabaya Dipakai Sembarangan!
"Seluruh layanan untuk hari pertama masuk kantor ini sudah 100 persen. Pelayanan publik tidak boleh berhenti," tegas Eri di Balai Kota, Rabu (25/3/2026).
Dia menjelaskan, sistem kerja fleksibel sebenarnya bukan hal baru di lingkungan Pemkot Surabaya. Pengalaman menjalankan tugas dari Balai RW maupun secara daring, telah membentuk kesiapan mental dan infrastruktur yang kuat bagi para pegawai.
Karena itu, instansi krusial seperti Puskesmas, kantor kelurahan, kantor kecamatan, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dipastikan tetap melayani warga secara langsung.
Selain pelayanan secara langsung, Eri juga menekankan bahwa seluruh kanal pelayanan digital telah beroperasi penuh untuk memudahkan warga mengurus keperluan secara mandiri.
“Pelayanan publik hari ini sudah operasional penuh, termasuk sistem online juga,” ungkap wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu.
Baca juga: Libur Lebaran, Pengunjung Kebun Binatang Surabaya Membeludak Tembus 40 Ribu!
Dengan dimulainya aktivitas perkantoran, Eri menghimbau kepada warga Kota Pahlawan untuk tidak ragu datang ke kantor-kantor layanan. Bisa pula memanfaatkan aplikasi resmi Pemkot jika memerlukan bantuan administratif maupun layanan kesehatan.
Sebelumnya, Eri telah menerapkan sistem piket Perangkat Daerah (PD) selama masa libur Hari Raya Idul Fitri. Langkah ini adalah bentuk kesiapsiagaan Pemkot Surabaya.
Dia menjelaskan, para kepala PD mendapat giliran piket untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dan keamanan kota terjaga.
Baca juga: Mobil Dinas Pelat L Keciduk Dipakai Mudik, Pemkot Surabaya Bantah Miliknya!
“Seperti biasa, di Pemkot Surabaya itu ada giliran piket sebelum dan setelah Lebaran. Ini kita jalankan agar pemerintahan tetap berjalan baik dan keamanan terjaga. Semua kepala PD akan terlibat dalam jadwal ini," ucap Eri.{*}
| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur