Harta 6 Pejabat yang Dirotasi Khofifah, Arif Endro Paling Tajir Kantongi Rp 9,3 M!

Reporter : Rofiq Kurdi  |   Rabu, 15 Jul 2026 23:23 WIB
ROTASI PEJABAT: Khofifah rotasi 6 pejabat Pemprov Jatim, pelantikan di Gedung Negara Grahadi. | Foto: Pemprov Jatim

SURABAYA | Barometerjatim.com – Enam pejabat Pemprov Jatim dirotasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/7/2026). 

Mereka yakni Aftabuddin Rijaluzzaman sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim, Heru Wahono Santoso sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Jatim, Iwan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim.

Baca juga: 6 Pejabat Pemprov Jatim Dirotasi, Aftabuddin Duduki 'Kursi Panas' Kadis ESDM!

Lalu Budi Raharjo sebagai Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Jember, I Nyoman Gunadi sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Jatim, dan Arif Endro Utomo sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKPCK) Jatim.

Sebagai pejabat, patut dilihat jumlah harta kekayaan mereka. Terlebih Aris Mukiyono, eks Kadis ESDM yang digantikan Aftabuddin, kini mendekam di tahanan sebagai tersangka pungutan liar (pungli) izin pertambangan.

Lantas, dari enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Jatim yang dilantik Khofifah, siapa paling tajir?

Arif Endro Utomo - Rp 9,3 Miliar 

Mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Jatim ini tercatat paling kaya di antara enam pejabat yang dirotasi Khofifah.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Arif melaporkan harta kekayaannya pada 10 Februari 2026 untuk jenis laporan periodik 2025 sebesar Rp 9,3 miliar (9.338.686.742) setelah dipotong utang Rp 747 juta.

Harta Arief, bersumber dari enam bidang tanah dan bangunan yang semuanya berada di Sidoarjo hasil sendiri senilai Rp 5,7 miliar.

Lalu alat transportasi dan mesin senilai Rp 490,3 juta berupa mobil Honda CRV tahun 2023 hasil sendiri Rp 475 juta, sisanya berupa tiga unit motor.

Doa juga memiliki arta bergerak lainnya Rp 330,5 juta, kas dan setara kas Rp 2,5 miliar, serta harta lainnya Rp 997,3 juta.

R Heru Wahono Santoso - Rp 5,7 Miliar

Mantan Kepala Bakorwil Madiun ini melaporkan harta kekayaannya pada 10 Februari 2026 untuk periodik 2025 sebanyak Rp 5,7 miliar (5.745.054.557) tanpa utang.

Harta Heru berasal dari sembilan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Sidoarjo, Gresik, dan Malang senilai Rp 4,3 miliar.

Kemudian tiga unit kendaraan senilai Rp 354,5 juta berupa mobil Mitsubishi Xpander Ultimate tahun 2022 hasil sendiri Rp 250 juta, mobil KIA Rio tahun 2013 hasil sendiri Rp 100 juta, dan motor Honda Beat tahun 2017 hasil sendiri Rp 4,5 juta.

Heru juga memiliki harta bergerak lainnya Rp 168 juta, kas dan setara kas Rp 843,5 juta, serta harta bergerak lainnya R[ 20,5 juta.

I Nyoman Gunadi - Rp 3,5 Miliar 

Sebelum dirotasi, I Nyoman menduduki kursi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya. 

Dia melaporkan harta kekayaannya total sebanyak Rp 3,5 miliar (3.505.811.085) setelah dipotong utang Rp 298 juta. Data harta, berupa tiga bidang tanah dan bangunan di Sidoarjo dan Surabaya senilai Rp 3 miliar.

Baca juga: DPRD Jatim Bongkar Rapor Merah PT JGU: Nunggak Utang Dividen RP 4,72 M sejak 2019!

Di garasi rumahnya, I Nyoman memiliki mobil HONDA HRV CVT tahun 2017 hasil sendiri Rp 170 juta dan motor Honda H1B02N42L0 A/T tahun 2023 hasil sendiri Rp 15 juta.

Selain itu, mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 160 juta, serta kas dan setara kas sebanyak Rp 399,5 juta.

Iwan - Rp 3 Miliar

Iwan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, melaporkan harta kekayaannya sebanyak  Rp 3 miliar (3.033.136.537) setelah dipotong utang Rp 377,4 juta.

Harta tersebut terdiri dari 14 bidang tanah bangunan di Sidoarjo dan Sumedang senilai Rp 2,5 miliar.

Lalu lima alat transportasi dan mesin senilai Rp 709 juta, berupa dua unit mobil masing-masing Toyota Innova tahun 2020 dan Honda HR-V 1.5L SE CVT tahun 2023. 

Tiga kendaraannya lainnya berupa motor Honda Vario tahun 2019, Honda Scoopy tahun 2018, dan Vespa Sprint GET 150 ABS AT tahun 2021.

Selebihnya berupa harta bergerak lainnya senilai Rp 111,7 juta, serta kas dan setara kas Rp 59,8 juta.

Budi Raharjo - Rp 2,9 Miliar

Dari Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM dirotasi menjadi Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Jember, Budi Raharjo melaporkan harta kekayaannya sebanyak Rp 2,9 miliar (2.912.500.000) setelah dipotong utang Rp 465 juta.

Baca juga: Revisi Perda Hak Keuangan, DPRD Jatim Jangan Terkesan Kejar Tambah Penghasilan!

Harta kekayaan Budi berupa tiga bidang tanah dan bangunan di Surabaya dan Gresik hasil sendiri senilai Rp 1,7 miliar.

Dia juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 359,5 juta berupa dua mobil dan dua motor. Lalu harta bergerak lainnya Rp 23 juta, surat berharga Rp 1,215 miliar, serta kas dan setara kas Rp 50 juta.

Aftabuddin Rijaluzzaman - Rp 1,1 Miliar

Aftabuddin memiliki total harta kekayaan Rp 1,1 miliar (1.157.305.664) setelah dipotong utang Rp 354 juta yang dilaporkan pada 11 Maret 2025 untuk jenis laporan periodik 2024.

Dari mana sumbernya? Aftabuddin hanya memiliki sebidang tanah dan bangunan seluas 170 m2/110 m2 di Sidoarjo hasil sendiri senilai Rp 1 miliar.

Selebihnya berupa alat transportasi dan mesin Rp 300 juta, terdiri dari motor Honda Scoopy tahun 2013 hasil sendiri Rp 5 juta, motor Yamaha NMAX tahun 2020 hasil sendiri Rp 30 juta, dan mobil Xpander 1.5L Ultimate L 4X2 A/T tahun 2023 hasil sendiri Rp 265 juta.

Aftabuddin juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 40 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp 102,3 juta.{*}

| Baca berita Pemprov Jatim. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer