Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila, 4 Aspek Jadi Penilaian!
SIDOARJO | Barometerjatim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar lomba Kampung Pancasila, mulai September hingga Desember 2026. Kompetisi akan melibatkan seluruh RW di 153 kelurahan.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Kampung Pancasila sekaligus Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, seluruh RW diimbau untuk mengikuti kompetisi bersama seluruh RT yang berada di wilayahnya.
Baca juga: 966 PNS Pemkot Surabaya Terima Penghargaan di HUT RI, Pesan Eri: Hindari Korupsi!
"Lomba Kampung Pancasila itu sendiri nanti tetap basis penilaiannya ada pada empat pilar," ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Irvan menuturkan, empat pilar tersebut mencakup lingkungan, kemasyarakatan, ekonomi, dan sosial budaya.
Pada pilar lingkungan, salah satu indikator yang dinilai adalah upaya pengurangan sampah melalui pemilahan dari sumbernya.
"Artinya, dari rumah tangga itu sudah diharapkan setiap rumah tangga yang ada di masing-masing warga di level RT maupun RW sudah melakukan pemilahan," katanya.
Bersih dari Curanmor
Berikutnya pilar kemasyarakatan, mencakup penguatan keamanan lingkungan, mulai dari pelaksanaan jadwal keamanan, pemanfaatan CCTV, hingga upaya menciptakan kampung bebas pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Lalu pilar ekonomi, penilaian diarahkan pada kepedulian dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Salah satu indikatornya adalah keberadaan donatur atau donasi warga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong perkembangan UMKM.
Baca juga: Reklame di RTH, DPRD Surabaya: Jangan Hanya PAD, Pemasang Wajib Rawat Taman!
"Artinya, di level RT dan RW bagaimana warga yang mampu bisa membantu warga yang kurang mampu, itu filosofinya, sampai pelaku UMKM dan lain sebagainya," terangnya.
Sedangkan pilar sosial budaya mencakup aspek kesehatan dan pendidikan, termasuk perhatian terhadap anak putus sekolah.
"Di pilar sosial budaya, ini terkait dengan kesehatan, terkait juga dengan pendidikan dan sampai (perhatian) pada anak putus sekolah dan lain sebagainya," imbuhnya.
Irvan mengungkapkan, seluruh RW di 153 kelurahan Surabaya akan menjadi peserta lomba. Pihaknya pun mengimbau setiap RW mendaftarkan wilayahnya bersama seluruh RT yang berada di dalamnya.
"Diharapkan peserta nantinya diikuti oleh seluruh RW di 153 kelurahan dan seluruh RW wajib daftar dengan seluruh RT yang ada di dalam RW itu," jelasnya.
Baca juga: Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Pemkot Surabaya Kenang Perjuangan Veteran!
Pendaftaran, lanjut Irvan, dilakukan secara daring melalui formulir yang akan disiapkan Pemkot Surabaya.
"September itu akan ada launching, dan tahapan lombanya mulai dari September sampai dengan Desember 2026. Jadi, nanti berakhir di bulan Desember," ungkap Irvan.
Menjelang launching lomba Kampung Pancasila, Irvan mendorong seluruh Perangkat Daerah (PD) pengampu untuk memberikan edukasi dan motivasi. kepada RT dan RW agar dapat mempersiapkan wilayahnya masing-masing.{*}
| Baca berita Kampung Pancasila. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur