Insiden Motor Vs Suroboyo Bus, Rekaman CCTV: Pengendara Motor Terjatuh Sendiri!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan insiden lalu lintas yang melibatkan Suroboyo Bus dan pengendara roda dua di Jalan Basuki Rahmat, Minggu (1/11/2026) kemarin.
Dalam rekaman berdurasi kurang dari dua menit tersebut, tampak ban bagian belakang Suroboyo Bus kempes, sedangkan ban depan motor rusak parah. Tampak juga sebagian penumpang Suroboyo Bus berhamburan keluar pasca insiden.
Baca juga: Cegah Perundungan, Dindik Surabaya Optimalkan Peran 3.856 Guru Kelas!
Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum (PTU) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Eni Sugiharti mengungkapkan kejadian yang sebenarnya.
Dia menjelaskan, setelah dicek melalui kamera CCTV bus, ternyata pengendara roda dua terjatuh sendiri saat akan mendahului dari sisi kiri. Pengendara tergelincir ketika melintasi cekungan saluran air, hingga motornya terjatuh dan terlindas ban belakang Suroboyo Bus.
“Jadi dia (pengendara roda dua) jatuh sendiri, terus unitnya (sepeda motor) masih jalan hilang kendali terseret hingga mengenai bannya Suroboyo Bus. Bus itu sudah sein kiri, terus dia menyalipnya di sisi kiri, ada cekungan, kenalah dia,” jelas Eni, Senin (2/11/2026).
Setelah insiden, Dishub Surabaya bersama pihak kepolisian melakukan mediasi dengan pengendara roda dua tersebut. Crew Suroboyo Bus dan pengendara roda dua juga diperlihatkan rekaman CCTV saat kejadian.
“Sudah klir, karena saat dilakukan pemeriksaan terhadap unit (Suroboyo Bus) itu tidak ada bekas goresan maupun benturan terhadap unit kami. Dibukalah CCTV dan memang keadaannya seperti itu,” kata Eni.
Atas kejadian ini, lanjut Eni, Dishub Surabaya akan melakukan evaluasi lebih lanjut agar insiden serupa tidak terulang. Pihaknya juga telah memeriksa crew Suroboyo Bus, apakah kejadian ini murni kelalaian pengemudi atau disebabkan pengendara lain.
Baca juga: Pembongkaran Bangli Kalianak Surabaya Tahap 4, Ditarget Rampung Akhir November!
“Apa pun yang terjadi kita evaluasi, apakah ada sanksi untuk crew-nya? Ya kita lihat dulu, ini kesalahan ada pada siapa. Kalau dia tidak mematuhi aturan yang ada, tidak sesuai SOP maka kita sanksi,” kata Eni.
“Tapi kalau ini bukan kesalahan pada pengemudi, ya kami tidak boleh memberi sanksi kepada pengemudi yang tidak bersalah,” imbuhnya.
Untuk menghindari terjadinya insiden serupa, Dishub berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya agar melakukan perbaikan cekungan jalan penutup saluran di lokasi kejadian.
Setelah berkoordinasi dengan DSDABM, cekungan penutup saluran tersebut akhirnya diperbaiki sehingga aman dilalui pengendara.
Baca juga: Eri Cahyadi Berapi-api di Parade Juang: Selagi Ada Kemiskinan, Kita Belum Merdeka!
“Karena kebetulan lokasi itu berdekatan dengan halte, kalau ada orang yang agak ngebut atau mengemudi zig-zag terus kena kan bahaya,” ucap Eni.
“Bukan hanya berdampak pada operasional Suroboyo Bus, akan tetapi juga pengendara-pengendara lain yang menggunakan akses jalan tersebut,” pungkasnya.{*}
| Baca berita Dishub Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur