Lamongan Miliki Kampung KB Terbanyak se-Jawa Timur

barometerjatim.com  |   Selasa, 24 Jul 2018 17:29 WIB

| Ilustrasi: Ist

LAMONGAN, Barometerjatim.com Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Lamongan, berhasil membentuk 64 desa menjadi Kampung Keluarga Berencana (KB) dari total 474 desa dan kelurahan.

Baca juga: PWI-Pemkab Lamongan Gelar Kontes Lele, Juara Berbobot 10,2 Kg Laku Rp 25 Juta!

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Hamdani Azhari menyebutkan di Lamongan terdapat 64 Kampung KB. Jumlah tersebut yang terbanyak di Provinsi Jatim.

"Kampung KB merupakan wahana pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung," terangnya.

Baca: Empat Eks Napi Korupsi Daftar Bacaleg di KPU Lamongan

Sedangkan Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Jatim, Ajeng Lukitowati menuturkan di Jatim terdapat 2.262 penyuluh KB dan 96 di antaranya di Lamongan.

Baca juga: Diduga Serangan Jantung, Wartawan Lamongan Meninggal di Dalam Masjid

"Idealnya seorang penyuluh KB hanya membawahi dua desa atau kelurahan. Sementara di Lamongan terdapat 474 desa dan kelurahan," kata Ajeng saat Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-25 Tahun 2018 di Pendopo Lokatantra, Selasa (24/7).

Keterbatasan tersebut, kata Ajeng, bisa diatasi dengan bantuan mitra kerja seperti kelompok tani, kepala desa, Petugas Lapangan Keluarga Berencana dan TP PKK.

Baca: PAW 3 Anggota Dewan Tunggu Tanda Tangan Pakde Karwo

Baca juga: Lamongan Bangga! Sego Boran Jadi Warisan Budaya Takbenda

Sementara Bupati Lamongan, Fadeli mengapresiasi keberhasilan BPPKB membentuk 64 Kampung KB karena di luar target yang hanya 27. "Hal tersebut sangat membanggakan. Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, ujarnya.

Fadeli menambahkan, dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia, Pemkab Lamongan telah menelurkkan berbagai program inovatif. Seperti Program 1821, Bebas Pasung, ODF (bebas buang air besar sembarangan) dan target harus tercapainya Lamongan 100 persen Universal Health Coverage (UHC).

Tags :

Berita Terbaru

Berita Populer