Diinginkan Rakyat Jatim, Khofifah Tak Boleh Tutup Mata

barometerjatim.com  |   Sabtu, 08 Jul 2017 18:30 WIB

JATIM BUTUH GUBERNUR CERDAS: Khofifah Indar Parawansa dan Anwar Sadad. Rakyat Jatim menginginkan gubernur perempuan yang cerdas. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com Didorong banyak pihak agar maju di Pilgub Jatim 2018, hingga kini Mensos Khofifah Indar Parawansa tak kunjung memberikan jawaban pasti. Berulang kali dia hanya menegaskan masih 'check-sound' dan konsentrasi menjalankan tugas sebagai menteri sosial.

Baca juga: Demo Dibarikade Aparat, Jaka Jatim Tetap Ngegas Desak Gerindra Copot Anwar Sadad!

Bagi Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad, sikap Khofifah yang masih terfokus pada tugas-tugas kementerian sosial harus dihormati.

"Tapi sebagai seorang patriot, Bu Khofifah tidak boleh menutup mata terhadap keinginan masyarakat Jatim untuk memiliki gubernur perempuan yang cerdas seperti beliau," katanya pada Barometerjatim.com, Sabtu (8/7) sore.

Sebagai seorang patriot, Bu Khofifah tidak boleh menutup mata terhadap keinginan masyarakat Jatim untuk memiliki gubernur perempuan yang cerdas."

Apakah Gerindra masih intens menjalin komunikasi dengan Khofifah? "Komunikasi informal, ya," tandasnya.

Selebihnya, tambah Sadad, Gerindra mengapresiasi semua nama bakal calon gubernur yang muncul atau dimunculkan media massa. "Gerindra berkepentingan untuk mencalonkan figur terbaik," katanya.

Baca juga: Dugaan Skandal Bank Jatim Rp 596 M Masuk Pulbaket, APMP: Seret Semua yang Terlibat!

Baca: Gerindra: Cak Imin Lihat Khofifah Penghambat Gus Ipul

Sebelumnya Gerindra Jatim telah mengusulkan nama Khofifah sebagi calon gubernur ke DPP. "Usulan resmi belum, tapi informal sudah," ungkap Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim, Tjutjuk Sunario.

Baca juga: Khofifah Sebut Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84%, DPRD Singgung soal Pemerataan!

Menurut Tjutjuk, intensitas komunikasi Gerindra dengan Khofifah berjalan dengan baik. Selebihnya DPD memasrahkan sepenuhnya ke DPP.

"Komunikasi dengan Bu Khofifah urusannya DPP, karena DPP kan di pusat lebih dekat dengan menteri-menteri," tambah wakil ketua DPRD Jatim itu.


Berita Terbaru

Berita Populer