Risma Tak Dilibatkan dalam Pembagian Bansos di Masa Pemilu, Pengamat: Jokowi Punya Kepentingan!

Reporter : Andriansyah  |   Rabu, 14 Feb 2024 07:05 WIB
TAK DILIBATKAN: Tri Rismaharini, tak dilibatkan Jokowi dalam pembagian bansos di masa Pemilu. | Foto: IST

SURABAYA | Barometer Jatim – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma tidak dilibatkan dalam pembagian bantuan sosial (bansos) akhir-akhir ini.

Pihak istana lewat Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengakui Presiden Joko Widodo memang tidak mengajak Risma karena yang dibagikan berkaitan dengan cadangan pangan. Sehingga, kepala negara langsung melibatkan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Badan Pangan Nasional saat membagikan bansos.

Baca juga: Penyaluran Bansos di Surabaya, Eri Cahyadi Tak Mau Hanya Lihat Desil!

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Univeristas Negeri Surabaya (Unesa) Dian Hijrah Saputra mengatakan apa yang dilakukan Jokowi dalam membagikan bansos tanpa melibatkan Kemensos di masa Pemilu justru bersifat substantif atau adanya kepentingan pribadi.

“Karena itu bisa saja khalayak menilai bahwa ada kepentingan yang dilakukan oleh Pak Jokowi terhadap bansos,” katanya, Selasa (13/2/2024).

“Akhirnya kemudian masyarakat menilai, ini merupakan bentuk aktivitas presiden yang tidak sesuai dengan kaidahnya. Karena sebenarnya cukup pejabat seperti camat lurah yang melaksanakannya dengan disalurkan melalui Kemensos,” jelasnya.

Dian melihat, apa yang dilakukan presiden dalam pembagian bansos justru keluar dari hal yang bersifat substantif dalam bansos tersebut.

Baca juga: Dinsos Verifikasi 3.283 Aduan Sanggahan, 1.845 Warga Surabaya Turun Desil!

Karena itu, lanjut Dian, khalayak menilai bertepatan di masa Pemilu ini bahwa ada kepentingan yang dilakukan Jokowi terhadap bansos. Sebab, tidak melalui kaidah-kaidah yang harus diterapkan.

“Saya kira tidak hanya di masa Pemilu. Justru pembagian bansos ini seharusnya dikembalikan kepada kaidah penyalurannya seperti melalui camat lurah yang kemudian bersentuhan langsung dengan masyarakat, agar tepat sasaran” terangnya.

Dia menambahkan, presiden seharusnya masih banyak tugas-tugas negara yang lebih penting selain membagikan bansos.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gercep Atasi 3.283 Aduan Data Desil, ICMI Jatim Beri Apresiasi!

“Masih banyak tugas lain dari presiden selain membagi bansos yang berasal dari dana APBN. Jika bansos dibagikan presiden, apa fungsi aparatur sipil yang lain?” ujarnya.{*}

| Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer