DPR RI-BGN Turun ke Mojokerto Sosialisasi MBG, Warga Sambut Antusias!

Reporter : Andriansyah  |   Jumat, 15 Agu 2025 15:11 WIB
PEMENUHAN GIZI: Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Suryalaya, Mojokerto. | Foto: IST

MOJOKERTO | Barometer Jatim – DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mojokerto yang ditempatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Suryalaya, Senin (11/8/2025).

Sosialisasi dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M Yahya Zaini; Tenaga Ahli DPR RI,  M Sam’ani Kurniawan; Analis SDM Ahli Madya Sekretariat Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN, Alwin Supriyadi; Staf Direktorat Promosi dan Edukasi bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Widya Setiawan; serta Kades Banjaragung Mujib.

Baca juga: Hasto Ungkap Hidupnya Sempurna di Penjara: Sekarang Kolesterol Naik Lagi!

Warga terlihat menyambut antusias sosialisasi MBG, yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola makan hidup sehat tersebut.

Yahya Zaini menyampaikan, BGN merupakan mitra Komisi IX yang akan menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ucapnya.

Sedangkan Alwin Supriyadi menyampaikan, program MBG bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.

“Menu makanan dalam program ini telah disusun sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan standar gizi yang ditetapkan BGN, guna memastikan pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal bagi penerima manfaat,” ucapnya.

Baca juga: BLTS Sasar 35 Juta KPM, Gus Ipul: 33 Juta Penuhi Syarat, Terus Berproses!

Senada disampaikan Widya Setiawan. Menurutnya, MBG bertujuan mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini,” katanya.

Pencegahan stunting dan gizi buruk, tandas Widya, menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

Baca juga: Muslimat NU Punya 2.943 Paralegal, Khofifah: Ujung Tombak Advokasi di Akar Rumput!

Diketahui, MBG merupakan salah satu program unggulan Prabowo-Gibran. Program ini untuk meningkatkan gizi masyarakat terutama anak dan ibu, serta mengurangi angka stunting dan malnutrisi.{*}

| Baca berita MBG. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer