Mitigasi Banjir, DPRD Surabaya Tekankan Kecamatan Tak Hanya Menunggu

Reporter : Andriansyah  |   Selasa, 06 Jan 2026 17:44 WIB
PERKUAT MITIGASI: Achmad Nurdjayanto, perlunya peran kecamatan perkuat mitigasi penanganan banjir. | Foto: IST

SURABAYA | Barometer Jatim – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto menekankan perlunya peran pihak kecamatan untuk memperkuat upaya mitigasi terkait penanganan banjir.

“Kalau banjir terus berulang di titik yang sama, berarti pencegahan di level bawah belum berjalan maksimal. Kecamatan harus lebih aktif, tidak hanya menunggu," ujarnya, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Pemkot Surabaya Bantah Data Adminduk Bocor: Jangan Terprovokasi di Medsos!

Mitigasi yang dilakukan secara tepat, tandas Nurdjayanto, seharusnya mampu meminimalkan risiko, termasuk mencegah kejadian ekstrem seperti jebolnya tanggul. Karena itu, diperlukan langkah antisipatif yang terencana, bukan sekadar merespons saat banjir sudah terjadi.

Selain itu, dia menekankan pentingnya kerja sama lintas perangkat daerah Pemkot Surabaya dan kecamatan dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

Dia juga mendorong adanya SOP bersama, agar seluruh pihak memiliki satu visi dalam menjaga fungsi drainase dan sistem pengendalian banjir.

Baca juga: Kunjungan Perpustakaan di Surabaya Capai 474 Ribu, Mayoritas Pelajar!

Nurdjayanto juga menyoroti keberadaan proyek Dana Kelurahan (Dakel) yang kerap dimanfaatkan untuk pembangunan dan perbaikan saluran. 

“Proyek tersebut, harus dioptimalkan sebagai bagian dari mitigasi banjir yang dilakukan langsung oleh kecamatan,” katanya.

Dengan Dakel, tegasnya, kecamatan sebenarnya punya instrumen untuk melakukan pencegahan lebih awal. Tinggal bagaimana dikawal dan diarahkan agar benar-benar berdampak.{*}

Baca juga: 239.277 KK Tak Ditemukan, DPRD Surabaya Minta Pemkot Tak Berlarut-larut

| Baca berita DPRD Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer