Terima Banyak Keluhan Warga, DPRD Surabaya Minta Bantuan Mahasiswa Tak Dikurangi
SURABAYA | Barometer Jatim – Anggota DPRD Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto mendapat banyak keluhan dari masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil)-nya saat reses.
"Terutama terkait penurunan bantuan UKT (Uang Kuliah Tunggal) dan uang saku mahasiswa," katanya, Sabtu (14/2/2026).
Baca juga: Gebrakan Antirasuah Berbuah Manis, 4 PD Pemkot Surabaya Terima Predikat WBK
Menurut Achmad, kebijakan penurunan bantuan tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
“Dalam kegiatan reses di Dapil kami, banyak keluhan terkait penurunan bantuan UKT dan uang saku mahasiswa, yang dikhawatirkan berpotensi putus kuliah,” ujarnya.
Dia menandaskan, bantuan pendidikan merupakan program penting untuk memastikan akses pendidikan tinggi tetap terbuka bagi seluruh warga Surabaya, khususnya bagi kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi.
“Kami mendorong Pemerintah Kota Surabaya, agar meninjau kembali kebijakan bantuan mahasiswa yang sedang berjalan,” ucapnya.
Baca juga: Surabaya Pertahankan Predikat SAKIP "AA", Konsisten di Puncak Akuntabilitas Nasional
Achmad menambahkan, mahasiswa yang saat ini masih menjalani perkuliahan seharusnya tetap menerima nominal bantuan sesuai ketentuan awal hingga lulus. Jika ada perubahan kebijakan, dia menyarankan agar aturan baru diterapkan bagi mahasiswa baru.
Namun jika belum bisa diterapkan secara menyeluruh, dia meminta Pemkot Surabaya menyediakan alternatif berupa survei lapangan kembali, khususnya untuk mahasiswa on going yang merasa keberatan dan benar-benar tidak mampu.
Survei tersebut dinilai penting, agar bantuan tetap tepat sasaran dan tidak menimbulkan risiko meningkatnya angka putus kuliah.
Baca juga: 45 Ribu PBI Dinonaktifkan, DPRD Surabaya Cari Solusi Bareng BPJS
Dia menegaskan, seluruh aspirasi warga yang dihimpun dalam reses akan dibawa ke pembahasan di DPRD Surabaya, agar dapat menjadi perhatian dalam kebijakan pendidikan dan penganggaran pemerintah kota ke depan.{*}
| Baca berita DPRD Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur