Job Fair SIL Festival Sediakan 1.200 Lowongan Kerja, Pelamar Tembus 2.000!

Reporter : Andriansyah  |   Selasa, 07 Apr 2026 14:21 WIB
JOB FAIR: Warga sambut antusias job fair Surabaya demi mendapat pekerjaan. | Foto: Humas Pemkot Surabaya

SURABAYA | Barometerjatim.com Job fair dalam Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival 2026 yang dipusatkan di Balai Kota Surabaya dan Grand City Convention Hall, 7-9 April 2026, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Hal itu bisa dilihat dari jumlah pelamar yang tercatat di aplikasi Arek Suroboyo Siap Kerjo (ASSIK) menembus angka 2.000 pendaftar, untuk berebut 1.200 lowongan pekerjaan yang disiapkan 35 perusahaan besar dan kecil.

Baca juga: Peringatan Tak Digubris! Pemkot Surabaya Bekukan Izin 600 Jukir Tolak Parkir Digital

"Ini adalah langkah konkret untuk menurunkan angka pengangguran. Selain job fair, kami juga mengadakan coaching clinic ekspor yang diikuti 80 pelaku usaha, dimana 36 di antaranya telah terkurasi dan siap melakukan business matching hari ini," terang Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, Selasa (7/4/2026).

Hebi menambahkan, puncak acara akan dilaksanakan esok hari di Grand City Convention Hall yang akan dihadiri Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama perwakilan dari Kementerian Perdagangan.

"Besok akan dilakukan pelepasan ekspor produk UMKM Surabaya ke luar negeri secara simbolis. Kami bersama Export Center Jawa Timur mematok target transaksi mencapai 100 juta dolar AS. Ini adalah awal dari penguatan klaster industri di Surabaya," ucapnya.

Selain pelepasan ekspor, agenda hari kedua juga akan diisi dengan walk-in interview bagi para pelamar kerja yang telah terdaftar. 

“Kami berharap kegiatan tahunan ini dapat terus ditingkatkan intensitasnya untuk memperkuat kesejahteraan warga kota,” tandasnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto menyatakan, kegiatan ini memiliki makna strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kota. 

Baca juga: Kantor di Lingkup Pemkot Surabaya Tak ASRI, Siap-siap Dipasang Bendera Hitam!

Melalui forum ini, para pencari kerja dapat bertemu langsung dengan pelaku industri, sementara pelaku UMKM lokal mendapatkan akses ke pasar global.

"Kegiatan ini murni hasil kerja sama dengan para pelaku usaha di Surabaya tanpa menggunakan dana APBD. Ini adalah komitmen kita bersama untuk menyiapkan lapangan kerja di tengah tantangan ekonomi dunia yang sedang dinamis," ujarnya.

Lilik mengungkapkan, dalam sesi business matching, Pemkot Surabaya mendatangkan buyer dari enam negara, antara lain Pakistan, Brunei Darussalam, Amerika Serikat, Singapura, Hong Kong, dan Oman. 

Produk yang ditawarkan meliputi sektor makanan, minuman, komoditas furnitur, hingga fesyen seperti batik. Dia menekankan, pentingnya kurasi produk agar mampu bersaing di kelas dunia.

Baca juga: Eri Cahyadi: Tak Ada Pengosongan Balai Pemuda, Pengurus Baru DKS Butuh Ruang!

“Kita ingin produk lokal Surabaya tidak hanya jago di tingkat nasional, tapi naik kelas ke skala global. Infrastruktur pendukung seperti transportasi dan arus logistik terus kita kembangkan untuk mendukung efisiensi ekspor," imbuhnya.{*}

| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer