PKS Jatim Cetak Puluhan Kader Jadi Advokat, Siap Beri Bantuan Hukum Gratis!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Bidang Advokasi Partai DPW PKS Jatim menggelar seleksi penerimaan beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Kamis (22/5/2026). Kegiatan diikuti 10 peserta dari DPD PKS kabupaten/kota di Jatim.
Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana menuturkan, program tersebut disiapkan untuk mencetak kader-kader advokat yang nantinya tidak hanya mengawal kebutuhan hukum partai, tetapi juga memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat.
“Ke depan tantangan kita semakin kompleks. Karena itu, advokat menjadi salah satu pilar penting dalam mengawal demokrasi di Jatim,” ujarnya.
Bagus menegaskan, PKS ingin menghadirkan advokat yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat kecil.
“PKS tidak hanya hadir menjelang Pemilu saja, tetapi juga hadir membersamai masyarakat ketika membutuhkan pendampingan hukum dan rasa keadilan,” tandasnya.
Menurut Bagus, keberadaan tim advokasi sangat penting untuk memberikan edukasi hukum kepada masyarakat, sekaligus membantu mitigasi persoalan hukum yang dihadapi kader maupun pejabat publik.
Terlebih, ungkapnya, banyak persoalan hukum muncul karena minimnya pemahaman terhadap aturan hukum.
“Kadang niatnya baik, ingin membantu masyarakat, tetapi karena tidak memahami aturan hukum akhirnya justru terjerat masalah hukum. Karena itu pendidikan hukum menjadi sangat penting,” tuturnya.
Dia berharap keberadaan advokat PKS nantinya mampu menjadi penjaga demokrasi, pelindung kader, sekaligus pembela masyarakat kecil.
Sementara itu Ketua Bidang Advokasi Partai DPW PKS Jatim, Arip Imawan menjelaskan, program beasiswa PKPA merupakan bagian dari pencetakan kader hukum PKS di Jatim.
“Ini bagian dari upaya mencetak kader-kader hukum di Jatim melalui program beasiswa PKPA,” ujarnya.
Arip mengatakan, peserta seleksi berasal dari kader pelopor di daerah yang memenuhi syarat, terutama lulusan sarjana hukum maupun sarjana syariah.
“Kita targetkan sampai 2029 nanti ada 50 advokat baru. Harapannya setiap DPD kabupaten/kota minimal memiliki satu advokat yang bisa membantu kebutuhan advokasi di daerah masing-masing,” katanya.{*}
| Baca berita PKS Jatim. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur