Sidoarjo Target TB Tuntas 2028, Dinkes Siapkan Pengobatan di 170 Fasyankes!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Jumat, 22 Mei 2026 03:04 WIB
170 FASYANKES: Dinkes Sidoarjo siapkan pengobatan di 170 Fasyankes dukung eliminasi TB pada 2028. | Foto: IST

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan eliminasi tuberkulosis (TB) tercapai pada 2028, lebih cepat dari target nasional 2030.

Mendukung target tersebut, Dinas kesehatan (Dinkes) Sidoarjo telah menyiapkan layanan pengobatan TB di 170 Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).

Baca juga: Tak Segera Ditangani, 1 Penderita TB Bisa Tularkan Penyakit ke 15-20 Orang!

“Sekaligus terus memperluas sarana pengobatan, dan meningkatkan penemuan kasus suspect TB melalui screening masif di masyarakat,” terang Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sidoarjo, Djoko Setijono, Kamis (21/5/2026).

Selain itu, lanjutnya, pembentukan Desa Siaga TB terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa dan kecamatan. 

“Pemerintah juga mendorong pelaksanaan imunisasi dasar lengkap, serta gerakan menjaga kebersihan lingkungan rumah sebagai langkah pencegahan TB di masyarakat,” ucapnya.

Djoko mengungkap, saat ini terdapat 5.800 kasus TB di Sidoarjo dengan penanganan mencapai 91% atau sekitar 5.700 kasus.

Sementara itu Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Sidoarjo, Khusnul Khotimah menyampaikan salah satu penyebab terjadinya TB yakni faktor lingkungan. 

Baca juga: PKK Sidoarjo Ajak Beri Dukungan Pasien TB: Jangan Merasa Dikucilkan!

“Kader kesehatan harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan sehat guna mencegah TB,” ujarnya.

Dia menjelaskan beberapa faktor lingkungan yang memengaruhi penularan TB yakni ventilasi rumah, pencahayaan, kepadatan penghuni, dan kebersihan.

Menurutnya, rumah sehat harus memiliki ventilasi yang cukup dengan tingkat kelembaban ideal sekitar 60 persen.

Baca juga: Pembebasan Lahan Flyover Gedangan, Subandi: Warga Tak Akan Rugi, Justru Untung!

“TB adalah tanggung jawab kita bersama. Kolaborasi petugas TB dengan petugas sanitarian sangat penting untuk menemukan, mengobati hingga pasien sembuh,” ujarnya.{*}

| Baca berita Dinkes Sidoarjo. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer