Dibangun Kembali Pasca Tragedi, Ponpes Al Khoziny Telan APBN Rp 122 M!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Rabu, 24 Jun 2026 00:50 WIB
DIBIAYAI APBN: Pembangunan kembali Ponpes Al Khoziny telan APBN Rp 122 miliar. | Foto: Barometerjatim.com/HADI

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dibangun kembali pasca tragedi gedung ambruk yang merenggut nyawa 67 santri. Seluruh dana bersumber dari APBN sebesar Rp 122 miliar.

“Anggaran untuk renovasi atau pembangunan Ponpes Al Khoziny ini, tadi saya dilaporkan kurang lebih Rp 122 miliar dan ini dibagi untuk beberapa pembangunan gedung,” kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau progres pembangunan Ponpes Al Khoziny, Rabu (24/6/2026).

Baca juga: VIDEO: Dibangun Kembali, Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Telan APBN Rp 122 Miliar!

Dibuat membangun apa saja uang Rp 122 miliar? AHY menerangkan konsep pembangunan kawasan pesantren terdiri atas tiga fasilitas utama yang terintegrasi dalam satu kawasan, yakni asrama santri, masjid, dan gedung ruang kelas.

“Asrama, untuk tempat tinggal para santri itu bisa mengakomodasi sekitar 850-an. Itu terdiri dari santri-santri untuk ibtidaiyah, tsanawiyah, maupun aliyah, dan sebagian untuk para ustadz,” katanya.

TERINTEGRASI: Paket pekerjaan terintegrasi rancang dan bangun Ponpes Al Khoziny. | Foto: Barometerjatim.com/HADI

Kemudian ada bangunan masjid empat lantai yang memiliki kapasitas sekitar 1.200 jamaah. Lalu gedung pendidikan lima lantai untuk menampung puluhan ruang kelas, setiap kelas berkapasitas 30-an santri.

"Semua saling terhubung dan terintegrasi dengan standar keselamatan yang juga sudah kita hitung dengan cermat oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), oleh kontraktor Waskita dan juga didukung konsultan,” ujarnya.

Baca juga: Renovasi 1.400 Madrasah, AHY Ungkap Pemerintah Gelontorkan Rp 4 Triliun!

Menariknya, di kawasan pesantren nantinya akan dipasang 67 lampu, sebagai simbol penghormatan kepada 67 santri yang menjadi korban dalam tragedi bangunan ambruk pada 29 September 2025 silam.

"Angka 67 ini sebagai pengingat dan penghormatan kepada 67 syuhada yang telah berpulang. Semoga menjadi pengingat bagi kita semua," ucap AHY.

AHY berharap seluruh fasilitas yang dibangun dapat dirawat dengan baik, agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi-generasi berikutnya.

Baca juga: AHY Tinjau Pembangunan Ponpes Al Khoziny Didanai APBN Rp 122 M: Progres 50 Persen!

" Setiap yang datang dan memanfaatkannya, insyaallah akan menghadirkan keberkahan untuk semuanya," ucap AHY.{*}

| Baca berita Pesantren. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur  


Berita Terbaru

Berita Populer