Apeksi Komitmen Kawal Program Strategis Prabowo, Eri Cahyadi Singgung MBG!
MEDAN | Barometerjatim.com – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memastikan Program Strategis Nasional (PSN) Presiden Prabowo Subianto berjalan optimal di daerah.
Komitmen itu disampaikan Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Eri Cahyadi saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII 2026 di Kota Medan, Kamis (2/7/2026) sore. Turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Baca juga: Eri Cahyadi: Apeksi Kita Ciptakan untuk Berinovasi, Bukan Wadah Keluh Kesah!
"Kami di Apeksi ini mendukung penuh PSN, mendukung penuh kebijakan presiden. Tetapi kami ingin menyampaikan apa sebenarnya yang terjadi di bawah. Sehingga kami juga akan memberikan masukan, solusi, sehingga program Pak Presiden, PSN ini bisa berjalan dengan baik dan lancar di tempat kami," tuturnya.
Sebagai contoh, Eri menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, keterlibatan pemerintah kota menjadi faktor penting dalam memastikan program tersebut berjalan sesuai sasaran.
"Ketika kami dilibatkan, seluruh wali kota ini untuk memastikan siapa yang berhak menerima itu tanggung jawabnya wali kota. Setelah itu SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) semua berjalan, itu tugas kami sebagai kepala daerah, sebagai kepanjangan tangan dari presiden," katanya.
Karena itu, Eri yang juga Wali Kota Surabaya memastikan seluruh anggota Apeksi siap menjadi garda terdepan sekaligus ujung tombak dalam pelaksanaan program-program strategis Presiden Prabowo.
"Kami pastikan Apeksi ini akan selalu mendukung PSN Presiden Prabowo Subianto, kami siap menjadi garda terdepan untuk menjalankan itu semua dan menjadi ujung tombak untuk memastikan program itu berjalan," tegas Cak Eri, sapaan akrabnya.
Selain mengawal PSN, Eri mengungkapkan Rakernas Apeksi juga menjadi forum berbagi praktik terbaik antardaerah, termasuk dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah pengurangan Transfer ke Daerah (TKD).
Baca juga: Ayah Hamili Anak Kandung, Eri Cahyadi Marah Besar: Hukum Seberat-beratnya!
"Ketika teman-teman Pekanbaru belajar mengambil ilmu dari kota lain yang sudah berjalan, PAD-nya Kota Pekanbaru, dari Rp 800 miliar menjadi Rp 1,2 triliun, naik Rp 400 miliar," ujarnya.
Tak sekadar menjadi forum koordinasi antarkepala daerah, lanjut Eri, Rakernas Apeksi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi yang dapat menjadi bahan penyusunan kebijakan di setiap daerah.
Melalui forum Youth City Changers (YCC), para perwakilan anak muda menyampaikan berbagai harapan maupun keresahan yang kemudian diakomodasi sebagai bagian dari pembangunan di masing-masing daerah.
Pada penutupan Rakernas tersebut, Eri mengungkapkan Apeksi menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan kepada presiden maupun kementerian terkait. Salah satu rekomendasi utama berkaitan dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia.
Baca juga: Soft Launching Wajah Baru High Tech Mall, Siap-siap Digoyang Denny Caknan!
"Jadi kami di akhir Rakernas ini kami juga memberikan rekomendasi. Kami sampaikan, nanti insyaallah mungkin ada yang juga langsung ke presiden, juga ada yang kami sampaikan ke menteri-menteri terkait dengan Trans Sumatra, Trans Kalimantan," katanya.
Dia meyakini, konektivitas infrastruktur akan menjadi salah satu kunci dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan antardaerah.{*}
| Baca berita Apeksi. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur