Flyover Gedangan Masih Terganjal 16 Lahan, Subandi: Tahun Ini Harus Rampung!
SIDOARJO | Barometerjatim.com – Pemkab Sidoarjo kebut pembebasan lahan proyek flyover Gedangan. Selain membentuk tim khusus pengadaan tanah, juga menyiapkan anggaran Rp 400 miliar untuk pembayaran ganti rugi lahan warga yang terdampak.
Bupati Sidoarjo, Subandi menyatakan pemetaan terhadap 122 bidang tanah yang terdampak proyek telah rampung. Saat ini, fokus Pemkab yakni mempercepat penyelesaian administrasi pada 16 bidang tanah yang masih mengganjal agar proses penilaian harga (appraisal) bisa dimulai tepat waktu.
Baca juga: Kehilangan Air Problem Berat PDAM Sidoarjo, Dewas: Kalau Kualitas di Atas Surabaya!
"Kami bergerak cepat. Pengumpulan dokumen lahan hingga pengukuran terus berjalan secara paralel. Kami menargetkan proses appraisal sudah bisa dimulai Agustus nanti," katanya usai memimpin rapat koordinasi di Ruang Delta Wicaksana, Sidoarjo, Kamis (16/7/2026).
Terkait anggaran Rp 400 miliar yang disiapkan untuk ganti rugi lahan, terang Subandi, Pemkab Sidoarjo mengucurkan Rp 200 miliar dari APBD 2026 dan telah menyiapkan tambahan Rp 200 miliar lagi pada APBD 2027.
Tim Pengadaan Tanah
Selain itu, Pemkab membentuk tim pengadaan tanah untuk pembangunan jembatan layang Gedangan yang berkoordinasi langsung dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), tim penilai, dan konsultan hukum.
Pemkab juga melakukan pelacakan dan komunikasi intensif dengan perangkat desa, untuk menemui pemilik lahan yang berada di luar daerah.
Baca juga: Setoran Parkir Sidoarjo Tak Terbayar Rp 14,8 M, PN: Belum Ada Pengajuan Eksekusi!
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo, Muhammad Makhmud menjelaskan 16 bidang tanah yang belum tuntas tersebut bukan disebabkan sengketa hukum, melainkan kendala administratif.
"Kendala utamanya adalah beberapa pemilik lahan saat ini berdomisili di luar daerah dan belum berhasil ditemui. Selain itu, ada satu bidang tanah yang ahli warisnya mencapai 57 orang dan dokumen kesepakatannya belum lengkap," ujarnya.
Saat ini, lanjut Makhmud, dinas terkait bersama perangkat desa setempat tengah melakukan penelusuran keberadaan pemilik lahan agar proses pembebasan tanah dapat rampung sepenuhnya tahun ini.
Subandi menambahkan, koordinasi lintas sektor akan terus diperketat secara berkala agar pembebasan lahan untuk pembangunan flyover Gedangan rampung tahun ini.
Baca juga: PT ISS Belum Bayar Setoran Parkir Rp 14,8 M, Dishub Sidoarjo Ajukan Eksekusi ke PN!
“Kami berupaya semaksimal mungkin. Tahun ini pembebasan lahan harus rampung, agar pembangunan fisik jembatan layang bisa segera terwujud demi mengurai kemacetan kronis di kawasan Gedangan," ucapnya.{*}
| Baca berita Flyover Gedangan. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur