Tak Hanya Santri, Orang Tua Siswa di Sidoarjo juga Ikut Keracunan MBG!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Sabtu, 05 Sep 2026 03:04 WIB
BAHAS KERACUNAN MBG: Hearing Komisi B dan D DPRD Sidoarjo dengan Dinkes dan Dindikbud. | Foto: IST

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Tidak hanya ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam. Siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Sidoarjo juga turut keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Sidoarjo, Lilik Sulistyowati saat hearing dengan Komisi B dan D DPRD Sidoarjo, Kamis (3/9/2026).

Baca juga: Legislator Turun Tangan, Nenek di Sidoarjo Akhirnya Terima Jadup dari Baznas!

“Kami kira keracunan itu adalah di Ponpes Mambaul Hikam saja, tapi ternyata ada beberapa sekolah yang terdampak,” katanya.

Lilik kemudian memaparkan sekolah yang terdampak dan jumlah keracunan, di antaranya SDN 1 Kalitengah (21 siswa, 9 tenaga pendidik), SDN 2 Kalitengah (27 siswa, 3 tenaga pendidik, dan 3 orang tua).

Lalu SMP Tribhakti Kalitengah (21 siswa), SMP Muhammadiyah 8 (36 siswa, 4 tenaga pendidik), SMA Tribhakti Kalitengah (9 siswa), KB PAUD Mustabsyiroh (2 siswa), dan KB Sakinah (2 siswa).

Kenapa ada orang tua siswa yang ikut keracunan? Menurut Lilik, pada saat MBG dikirim ke sekolah ada beberapa siswa yang tidak makan. Lalu orang tuanya memindahkan ke kotak makan dan dibawa pulang.

Baca juga: Korban Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Capai 664, Pengelola SPPG Bisa Dipidana!

“Sehingga orang tuanya juga ikut makan, pada saat di rumah juga ikut terdampak,” jelasnya.

Sementara itu korban keracunan usai menyantap MBG terus bertambah menjadi 730. Dari jumlah itu, 706 telah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.

"Sampai jam 15.10 WIB, data terakhir adalah masih rawat opname itu 23 orang. Kemudian yang sudah kita rawat jalankan ya, artinya sudah berobat jalan itu 706. Dan saat ini masih ada observasi pasien 1 orang," terang Kepala Dinkes Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina.

Baca juga: Santri Mambaul Hikam Sidoarjo Keracunan Massal MBG, Subandi: Kita Cek SPPG!

Dinkes Sidoarjo, tandasnya, juga bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya untuk melakukan pengujian sampel dalam kasus ini.{*}

| Baca berita Keracunan MBG. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer