P-APBD Sidoarjo 2026, Fraksi PDIP Soroti Lonjakan Belanja Rp 102,79 Miliar!
SIDOARJO | Barometerjatim.com – Fraksi PDIP menyoroti lonjakan belanja daerah dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026. Di sisi lain pendapatan justru turun.
Sorotan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PDIP, Prabata Ferdiansyah saat membacakan pandangan umum fraksinya terhadap Raperda tentang Perubahan APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Sidoarjo, Rabu (9/9/2026).
Baca juga: Sengketa Parkir di Sidoarjo Tak Berujung, PT ISS Kembali Gugat Kadishub dan Bupati!
Dalam P-APBD 2026, jabarnya, pendapatan daerah yang semula Rp 5,04 triliun mengalami penurunan Rp 83,44 miliar menjadi Rp 4,96 triliun.
Sedangkan belanja daerah justru mengalami penambahan Rp 102,79 miliar dari semula Rp 5,72 triliun menjadi Rp 5,61 triliun. Pembiayaan netto setelah perubahan tercatat Rp 656,37 miliar.
"Perubahan tersebut bukan sekadar persoalan administratif. Ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dijawab pemerintah daerah, terutama terkait bagaimana meningkatkan penerimaan, memperbaiki kualitas belanja, dan memastikan program benar-benar tepat sasaran," ujarnya.
Baca juga: Dishub Sidoarjo Minta PT ISS Segera Dieksekusi, PN: Mana Data Aset yang Harus Disita?
Salah satu perhatian utama yakni optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Fraksi PDIP mendorong Pemkab memperkuat digitalisasi sektor perpajakan dengan menambah perangkat Electronic Data Capture (EDC) serta sistem perekam transaksi terintegrasi di sektor hotel, restoran, kafe, dan usaha sejenis.
Menurut Prabata, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan transaksi yang menjadi objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tercatat secara transparan.
“Hal itu merupakan salah satu langkah konkret untuk memastikan, bahwa setiap rupiah pajak barang dan jasa tertentu atau PBJT yang dibayarkan oleh konsumen langsung tercatat secara real time dan masuk ke kas daerah,” ujarnya.{*}
Baca juga: Dikbud Sidoarjo Kena Kritik FPDIP: Anggaran Tambah, Rehab Sekolah Lambat!
| Baca berita DPRD Sidoarjo. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur