Wabup Mimik Kecewa Proyek Rumah Pompa Sidokare, Ancam Blacklist Kontraktor!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Selasa, 29 Sep 2026 20:44 WIB
SIDAK: Wabup Mimik sidak pembangunan rumah pompa Sidokare beranggaran Rp 2,9 miliar. | Foto: Pemkab Sidoarjo

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Menghadapi musim hujan, Pemkab Sidoarjo menyiagakan puluhan rumah pompa. Di tiga rumah pompa, kapasitas penyedotannya bahkan ditingkatkan, salah satunya rumah pompa Sidokare I dan II. Dari 200 liter per detik, dinaikkan dengan tambahan satu unit pompa berkapasitas 1.000 liter per detik.

Saat ini pembangunan tambahan kapasitas rumah pompa Sidokare masih dalam pengerjaan. Namun Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana mengaku kecewa melihat progres pembangunannya. 

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Tolak Kembalikan Rp 5,2 M, Malah Desak PT ISS Bayar Rp 14,8 M!

Memang, pekerjaan surplus sebesar 0,8%. Tapi sejak kontrak ditandatangani pada 28 Agustus lalu, kontraktor pelaksana hanya mampu menyelesaikan pemancangan mini pile lantai rumah pompa.

Selain itu, konsultan pengawas meminta material yang tidak sesuai spek diganti. Hal itu berakibat penyelesaian pekerjaan rumah pompa Sidokare tersendat.

“Kalau ini masih belum selesai, ya sanksinya di-blacklist. Jangan sampai digunakan lagi," tegasnya saat melakukan sidak, Senin (28/9/2026).

Mimik mendesak kontraktor pelaksana bekerja secara profesional dan amanah. Tidak main-main dengan penggunaan dana APBD, harus dipertimbangkan kekuatan maupun fungsinya.

"Saya mohon Inspektorat lebih ketat lagi mengawasi setiap proyek di Kabupaten Sidoarjo. Ke depannya pembangunan ini harus lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain itu, Mimik meminta Inspektorat Sidoarjo memanggil semua pengawas beserta pelaksana pekerjaan rumah pompa Sidokare senilai Rp 2,9 miliar tersebut. 

Dia memastikan akan terus memantau progres pengerjaannya. “Nanti saya minta Inspektorat memanggil semua pengawas dan pemborong,” tegasnya.

Upaya Atasi Genangan

Sementara itu Kepala Bidang Drainase Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo, Herwindo Widiyanto menjelaskan rumah pompa Sidokare menjadi salah satu upaya penanganan genangan air di kawasan Kecamatan Sidoarjo.

Kapasitas penyedotan ditambah satu unit pompa berkapasitas 1.000 liter per detik, dari awalnya satu pompa lama dengan kapasitas 200 liter per detik.

Baca juga: Atasi Macet 30 Tahun ke Depan, Pemkab Sidoarjo Usulkan Flyover Gedangan 6 Jalur!

"Jadi, nanti dua pompa ini mampu mengurangi volume genangan air sampai 1.200 liter per detik,” ujarnya saat mendampingi Mimik.

Herwindo menyebutkan, ada tiga rumah pompa yang kapasitasnya ditambah. Selain rumah pompa Sidokare, dua lainnya yakni rumah pompa Lippo dan Banjarpoh. Peningkatan kapasitas bertujuan mempercepat penanganan genangan air.

Hingga saat ini, kurang lebih terdapat 38 titik rumah pompa yang telah siaga mengatasi genangan air. Puluhan unit pompa tersebut dalam kondisi baik.

“Kita rutin melakukan perawatan. Seminggu dua kali pompa kita panasi sekaligus dicek fungsinya,” ujarnya.

Sedangkan Koordinator Wilayah Pengawasan Proyek Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Yusuf mengungkapkan, saat ini pengerjaan rumah pompa Sidokare telah mencapai 1,6 persen dari rencana 0,8 persen. Jadi dalam satu bulan ini pengerjaannya surplus 0,8 persen.

“Satu bulan itu pemancangan untuk mini pile. Jadi progres 1,6 persen itu ya progres dari mini pile itu,” ucapnya.

Baca juga: Proyek Jembatan Candinegoro Rp 1,46 M Molor, Wabup Mimik Tegur Keras Kontraktor!

Yusuf menandaskan, sebenarnya pemancangan untuk mini pile tidak membutuhkan waktu lama. Cukup satu minggu sudah selesai.

Namun material lainnya belum datang seluruhnya untuk melanjutkan pembangunan, ditambah lagi ada material yang harus dikembalikan untuk diganti. Itulah yang menyebabkan pengerjaan pembangunan terkesan lambat.

“Material yang tidak sesuai ini harus diangkut keluar. Nah, saya sudah komplain, langsung didatangkan lagi yang sudah sesuai ini. Jadi material sudah siap, pekerja tinggal buat merakit pembesiannya,” terang Yusuf.{*}

| Baca berita Pemkab Sidoarjo. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer