Perkuat Suara Mataraman, Emil Konsolidasi Bareng Kader PAN
KADER PAN KEDIRI: Emil Dardak melakukan konsolidasi dengan kader PAN di di Rumah Aspirasi, Badas, Kediri, Minggu (10/6). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KEDIRI, Barometerjatim.com Meski unggul di berbagai survei, Emil Elestianto Dardak terus menguatkan suaranya di daerah Mataraman. Suami Arumi Bachsin itu kian gencar menyosialisasikan program-programnya bersama Cagub Khofifah Indar Parawansa di wilayah selatan Jatim tersebut.
Baca juga: VIDEO: PAN Target Rebut 3 Besar di Jatim pada Pileg 2029, Emang Bisa?
Di Kediri, Minggu (10/6), doktor termuda lulusan Jepang ini melakukan konsolidasi bersama kader Partai Amanat Nasional (PAN) lewat pertemuan di Rumah Aspirasi, Badas, untuk pengamanan suara Khofifah-Emil khususnya di Kediri Raya.
"Ini adalah pertemuan internal partai menjelang lebaran sekaligus menjaga suara, dimana di berbagai survei Khofifah-Emil sudah unggul. Khusus di Kabupaten Kediri kita akan pertebal kemenangan itu," ujar Sekretaris DPW PAN Jatim, Basuki Babussalam.
Baca: Di Nganjuk, LMDH Mataraman Deklarasi Dukung Khofifah-Emil
Baca juga: VIDEO: Zulhas Ungkap Alasan PAN 3 Kali Dukung Prabowo di Pilpres
Politikus yang juga anggota DPRD Jatim itu menegaskan, pihaknya sudah membuat lapis kemenangan di tingkat TPS. Relawan-relawan ini sudah melakukan pelatihan dan pembekalan untuk menjaga kemenangan tebal Khofifah-Emil.
Sementara Emil menuturkan, kehadirannya di acara konsolidasi ini untuk memastikan bahwa seluruh elemen benar-benar solid bergerak menjelang hari coblosan.
Baca: Dikawal Serikat Pekerja, Emil Road Show ke Kantong Industri
Baca juga: Zulhas Ajak Kader PAN 'Kelahi' Rebut 3 Besar di Jatim, Apa Bisa?
Moment berkumpul keluarga di Hari Raya Idul Fitri diharapkan semakin membuat seluruh elemen lebih masif lagi, untuk bersilaturahim mengajak masyarakat ikut serta memenangkan Khofifah-Emil.
"Saya sangat dekat dengan Kediri, bukan karena kakek buyut saya dimakamkan di Kediri, namun saya telah berjuang bersama Kediri untuk memajukan kawasan Mataraman," pungkas bupati (non aktif) Trenggalek tersebut.