PDIP Surabaya: Tudingan Tanpa Bukti, PKB Akan Kami Lawan

barometerjatim.com  |   Sabtu, 20 Apr 2019 13:50 WIB

Whisnu Sakti Buana (kanan) bersama Presiden Jokowi. PKB Jangan asal bicara tuding penggelembungan! | Foto: IstWhisnu Sakti Buana (kanan) bersama Presiden Jokowi. PKB Jangan asal bicara tuding penggelembungan! | Foto: Ist
Whisnu Sakti Buana (kanan) bersama Presiden Jokowi. PKB Jangan asal tuding penggelembungan suara! | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com Dituding melakukan penggelembungan suara Pileg 2019 di Surabaya, kubu PDIP geram! Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana meminta Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf jangan asal bicara.

Baca juga: Ketua DPRD Magetan Tersangka Korupsi, Pengamat Lempar Kritik Menohok ke PKB!

"Kalau mereka (PKB) protes, silakan! Tapi landasannya apa? Harus ada pembuktiannya," kata politikus yang akrab disapa WS itu ketika dikonfirmasi terkait tudingan PKB, Sabtu (20/4/2019).

Menurut Whisnu, jika terjadi upaya penggelembungan suara, maka hal tersebut bisa dilakukan pengecekan pada form C1 plano. "Apakah ada yang berkurang atau tidak," imbuhnya.

Karena itu, jika tudingan Musyafak tersebut tidak didasari bukti yang kuat, tandas Whisnu, maka hal tersebut adalah fitnah dan PDIP akan memprosesnya secara hukum.

Baca juga: Syaifuddin Zuhri Ketua DPRD Surabaya, Pesan Tajam PDIP: Jangan Permalukan Partai!

"Jika itu tidak bukti, maka akan kami laporkan dan proses secara hukum, karena sudah menyangkut nama partai," tegas putra mantan Wakil Ketua MPR RI, almarhum Sutjipto itu.

Whisnu menambahkan, seharusnya PKB tidak membuat kegaduhan di tengah situasi Pilpres saat ini. Namun soal motif di balik tudingan Musyafak tersebut, Whisnu tidak mau menduga-duga.

Baca juga: PDIP Ajukan PAW Adi Sutarwijono, Calon Ketua DPRD Surabaya Masih Rahasia!

"Yang jelas jika tidak ada bukti, maka akan kami lawan! Ini sekaligus menjadi pembelajaran politik yang baik di Surabaya," pungkas politikus yang juga wakil wali kota Surabaya itu.

ยป Baca Berita Terkait Pemilu 2019, PKB, PDIP

Tags :

Berita Terbaru

Berita Populer