Gubernur Lukas: Tak Ada OPM di Asrama Mahasiswa Papua
TAK ADA OPM: Lukas Enembe dan Khofifah saat jumpa pers usai ditolak mahasiswa Papua. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
SURABAYA, Barometerjatim.com Gubernur Papua, Lukas Enembe memastikan tidak ada Organisasi Papua Merdeka (OPM) di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya.
Baca juga: 6 Tahun Dipimpin Khofifah, Orang Miskin di Jatim Masih Terbanyak se-Indonesia!
"Enggak ada! (OPM) itu orang di Papua sana yang bawa senjata. Nggak ada! Nggak ada!" kata Lukas saat jumpa pers usai ditolak bertemu mahasiswa Papua, Selasa (27/8/2019) malam.
"Itu (yang di asrama) mahasiswa. Tapi kita tidak tahu itu mahasiswa semua atau ada yang tidak kuliah," sambungnya, sembari menandaskan kalau Papua tetap bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Namun soal jumlah, Lukas yang didampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa tidak tahu persis berapa orang yang tinggal di asrama karena belum mendapatkan update data.Baca juga: Isu Jatim Bakal Jadi Lokasi Kerusuhan Agustus, Kapolda Pastikan Hoaks!
"Di dalam ada berapa orang jumlahnya, kami belum tahu juga. Kalau ambil data dari polisi tadi, ditambah 42 kemarin (saat dibawa ke Polrestabes Surabaya) sekitar 60 orang," ujarnya.
Lukas menambahkan, setelah hari ini gagal bertemu mahasiswa, dia akan menjadwal ulang pertemuan agar gejolak yang terjadi benar-benar tuntas dan situasi normal kembali.
"Saya sudah dapat informasi dari Jakarta sampai (mahasiswa) tidak bisa bertemu dengan siapapun. Itulah sebabnya saya datang, tapi sama juga (ditolak)," ucapnya.Baca juga: Tersangka Pungli ESDM Bertambah Jadi 4, Jaka Jatim: Kejati Jangan Lembek ke Nurkholis!
Kapan akan temui mahasiswa lagi? "Tim saya akan bertemu mereka. Mungkin sekarang waktu yang tidak tepat untuk kami ketemu. Saya akan koordinasi dengan gubernur Jatim lagi, kemudian Papua Barat," ujarnya.
ยป Baca Berita Terkait Gejolak Papua