Hasil Rapid Test 2.020 Warga Jatim, 49 Orang Positif Covid-19
RAPID TEST: Hasil 2.020 warga Jatim jalani rapid test, 49 positif Covid-19. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
SURABAYA, Barometerjatim.com Selain 93 pasien terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19), 49 orang lainnya di Jatim juga dinyatakan positif hasil dari 2.020 rapid test.
Baca juga: 6 Tahun Dipimpin Khofifah, Orang Miskin di Jatim Masih Terbanyak se-Indonesia!
Namun Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, ke-49 orang tersebut tidak bisa ditambahkan dengan 93 pasien positif karena masih harus menjalani tes lanjutan, yakni swab PCR (Polymerase Chain Reaction).
"Yang terkonfirmasi positif melalui rapid test ini tidak bisa dijadikan sebagai patokan, bahwa mereka sudah pasti positif," kata Khofifah saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (31/3/2020).
"Tetapi tetap, untuk mendapatkan presisi yang baik mereka akan di-swab untuk di-PCR. Sehingga tidak bisa 93 ditambah 49," tegasnya.Baca juga: Sempat Ditinjau Khofifah, Proyek Sekolah Rakyat Tuban Diwarnai Mogok Kerja!
Ke-49 orang tersebut, lanjut Khofifah, menjadi PR bagi Koordinator Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi untuk melakukan percepatan swab kemudian PCR.
"Segara dilakukan, karena untuk mendapatkan presisi yang baik harus melalui PCR," tandas gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.
Khofifah menambahkan, kalau hasil rapid test positif kemudian saat PCR negatif, maka biaya PCR-nya ditanggung Pemprov Jatim.Baca juga: Isu Jatim Bakal Jadi Lokasi Kerusuhan Agustus, Kapolda Pastikan Hoaks!
"Kalau hasil rapid test positif kemudian pada saat PCR positif, maka biaya PCR-nya ditanggung pemerintah pusat," jelasnya.
ยป Baca Berita Terkait Pandemi Corona