Target PAD Surabaya Rp 8,8 Triliun, DPRD Tak Yakin Tercapai

barometerjatim.com  |   Kamis, 05 Agu 2021 02:51 WIB

TAGET PAD MELESET: Ekonomi di Surabaya lesu akibat Covid-19 yang berimbas pada PAD. | Foto: Barometerjatim.com/ANDRIAN

SURABAYA, Barometerjatim.com - Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Sukadar tak yakin Pemkot Surabaya dapat mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini sebesar Rp 8,8 triliun.

Baca juga: PKB Ingatkan Bank Jatim: Dividen Besar Tak Boleh Jadi Alasan Tutupi Borok!

Apalagi hingga semester I-2021, PAD yang seharusnya sudah masuk minimal Rp 5 triliun belum terealisasi. Proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya sendiri tahun ini sebesar Rp 9,8 triliun.

Jadi memang kami tidak yakin target PAD Rp 8,8 triliun tahun ini yang sudah disepakati bersama antara dewan dengan Pemkot Surabaya bisa tercapai, karena pandemi Covid-19 dampaknya memang luar biasa di semua sektor, terangnya, Rabu (4/8/2021).

Menurut legislator asal PDI Perjuangan tersebut, Pemkot juga kebingungan untuk meraih target PAD, mengingat potensi dari sektor pajak juga tidak bisa diharapkan akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Setoran PAD Memble! Pansus Bongkar Data BUMD Jatim Kalah Jauh dari Jateng

Meski demikian, Sukadar menegaskan, proyek pembangunan dengan skala kecil yang nilainya di kisaran Rp 1,5 miliar seperti pembuatan jalan di kampung-kampung, paving, dan saluran masih tetap berjalan.

Meski proyeknya kecil, itu artinya pembangunan di Surabaya tahun ini masih tetap berjalan, tidak stagnan atau macet sama sekali. Jadi jangan dibilang pembangunan di Surabaya ini mati suri, no, no, tuturnya.

Sukadar mencontohkan proyek yang kini sedang berjalan, yakni pengerjaan paving di RW 06 Sukomanunggal. Proyek yang sudah ada pemenang tendernya ini bernilai Rp 1,9 miliar dan Agustus ini mulai dikerjakan.

Baca juga: Pansus Buka-bukaan: Bank Jatim Tulang Punggung PAD, 6 BUMD Lainnya Memble!

Sementara untuk proyek besar belum berjalan maksimal, mengingat sektor belanja APBD tahun 2021 banyak yang dikepras atau dipotong untuk refocusing percepat penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan.

ยป Baca Berita Terkait DPRD Surabaya

Tags :

Berita Terbaru

Berita Populer