Pemkot Surabaya Sediakan 5 SPKLU Tanpa Bebani APBD, Cek Lokasinya!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Kabar baik buat pengguna mobil listrik. Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya bekerja sama dengan Utomo Charge Plus, menyediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lima titik fasilitas umum milik Pemkot.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo menjelaskan, lima titik SPKLU itu dipasang di kawasan kantor Pemkot Surabaya, Gedung Siola, Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono, Park and Ride Jalan Arief Rahman Hakim, dan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).
“Nah kebetulan yang sudah siap ini adalah di TIJ ini, jadi pagi ini kita resmikan secara sederhana agar bisa dimanfaatkan oleh warga kota atau umum,” katanya, Selasa (5/5/2026).
Trio menyampaikan, SPKLU ini sebagai penunjang sarana transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Selain itu, fasilitas ini untuk mendukung program pemerintah pusat dalam hal hemat energi dan beralih ke kendaraan listrik.
“Ini menunjang program elektrifikasi kendaraan, ini merupakan program dari pemerintah pusat. Kita ketahui bersama, manfaat daripada kendaraan listrik adalah mengurangi polusi, kedua menggunakan bahan bakar alternatif atau listrik juga tidak berdampak ketika terjadi perang seperti kemarin,” terangnya.
Elektrifikasi Kendaraan
Dalam kesempatan tersebut, Trio mengajak masyarakat untuk mendukung program elektrifikasi kendaraan di Surabaya. Pemkot juga sudah memiliki 13 unit bus listrik, sebagai sarana transportasi ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan oleh warga.
“Nantinya (bus listrik) juga bisa menggunakan SPKLU yang ada di TIJ, ini ketika dalam perjalanan kehabisan tenaga listrik,” terangnya.
Sementara itu Manajer SPKLU Utomo Charge Plus, Anthony Utomo menargetkan SPKLU yang akan dipasang di lima titik tersebut sudah bisa digunakan bulan ini. Alasan memilih lima titik tersebut, karena lokasi strategis dan memiliki traffic yang cukup ramai.
“Lima lokasi itu telah kita telaah bersama teman-teman Dishub dan lokasi ini terbaik. Di samping itu traffic-nya tinggi dan bisa langsung digunakan masyarakat, karena sampai hari ini rasio ketersediaan di Surabaya masih kurang,” kata Anthony.
Anthony menambahkan, pemasangan fasilitas SPKLU ini sebagai langkah awal kolaborasi antara Utomo Charge Plus bersama Pemkot Surabaya dalam memfasilitasi warga tanpa harus membebani APBD.
Rencananya, setelah kolaborasi ini berjalan Utomo Charge Plus akan mengembangkan SPKLU di titik lain di Surabaya. Tarifnya cukup murah, cuma Rp 2.467 per KwH.{*}
| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur