Kunci Madura Jadi Provinsi: Khofifah Gubernur Jatim

barometerjatim.com  |   Kamis, 24 Agu 2017 01:41 WIB

BERHARAP JATIM DIPIMPIN KHOFIFAH: KH Mukhlis Muksin (berdiri) bersama para kiai berharap Khofifah Indar Parawansa menjadi gubernur Jatim sebelum Madura berdiri sebagai provinsi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

BANGKALAN, Barometerjatim.com Di tengah judicial review dan desakan agar Madura menjadi provinsi, suara berbeda dilontarkan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar, Bangkalan, KH Mukhlis Muksin.

Baca juga: Sidang Perdana Gugatan PMH Ditunda, Khofifah dan PT PJU Mangkir!

Kiai Mukhlis sangat setuju Madura menjadi provinsi, tapi tidak saat ini. Sejumlah pertimbangan dipaparkan, salah satunya untuk memenuhi syarat lima kabupaten/kota bukan persoalan gampang.

"Bukannya pesimis, tapi saya kurang yakin. Untuk proses menjadi lima kabupaten/kota saja sampai sekarang belum ada tanda-tanda. Apalagi sampai ke proses provinsi," katanya di Bangkalan, pekan lalu.

Pertimbangan lainnya, mewujudkan Madura menjadi provinsi sangat dipengaruhi dukungan gubernur Jawa Timur. Hal itu bisa diwujudkan, kata Kiai Mukhlis,  kalau Jawa Timur dipimpin Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga: Khofifah Tak Masuk Gubernur Berkinerja Terbaik, Gus Hans Sebut Perlu Faktor Emil!

Baca: Kalaupun Jadi Provinsi, Mensos: Madura Tetap Indonesia

"Tanpa dukungan Bu Khofifah, rasanya sulit membentuk Madura menjadi provinsi. Jadi kuncinya Madura akan sukses menjadi provinsi kalau Bu Khofifah jadi gubernur Jatim," tandasnya.

Karena itu, Kiai Mukhlis mengajak masyarakat Madura untuk fokus terlebih dahulu mengantarkan Khofifah memimpin Jatim.

Baca juga: 10 Besar Gubernur Berkinerja Terbaik Versi Anak Muda, Khofifah Tak Masuk Daftar!

"Baru kalau Bu Khofifah dua periode menjadi gubernur Jatim, sudahlah.. nanti akan 'terakreditasi' menjadi provinsi. Tunggu 10 tahun (Khofifah memimpin Jatim) baru (Madura) jadi provinsi," tegasnya.

Tapi ke depan, lanjutnya, keinginan masyarakat menjadikan Madura sebagai provinsi tak bisa dielakkan, "Harus itu. Tapi untuk dua periode ke depan (10 tahun) masih harus tetap dipimpin Bu Khofifah," tuntasnya.


Berita Terbaru

Berita Populer