Ayah Wali Kota Eri Cahyadi Berpulang, PDIP Surabaya Sampaikan Duka Cita Mendalam

Reporter : Rofiq Kurdi  |   Minggu, 22 Jan 2023 13:07 WIB
DUKA MENDALAM: Keluarga besar PDIP Surabaya berduka atas berpulangnya ayah Eri Cahyadi. | Foto: IST

SURABAYA, Barometer Jatim – Keluarga besar PDIP Surabaya turut berduka mendalam atas wafatnya ayah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Urip Suwondo (77 tahun), Minggu (22/1/2022) pukul 00.15 WIB.

“Kita semua mendoakan yang terbaik bagi almarhum. Semoga beristirahat dalam kedamaian Tuhan Yang Maha Esa dan mendapat tempat termulia di sisi-Nya. Diampuni segala dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya selama hidup di dunia, amin,” kata Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono.

Baca juga: Cegah Sampah Plastik ke Laut, Surabaya Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA

“Ini duka bagi kita semua. Bagi PDIP, bagi seluruh rakyat Surabaya. Semoga Pak Eri Cahyadi sekeluarga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keteguhan dalam menghadapi situasi duka yang sungguh sulit bagi beliau,” imbuh politikus yang juga Ketua DPRD Surabaya itu.

Adi menuturkan, sosok ayah sangat sentral dalam kehidupan Eri, selain tentu sosok ibu. Urip diketahui sebagai orang yang meminta Eri untuk mengabdi pada masyarakat dan negara sebagai PNS pada 2001. Dia juga mendidik agar Eri konsisten dalam pengabdian, selalu meluruskan niat untuk kebaikan warga.

“Pak Urip telah meletakkan fondasi awal terpenting dalam perjalanan hidup Pak Eri Cahyadi, yaitu keteguhan dan ketulusan niat. Pak Urip mampu mendidik lahirnya seorang pemimpin yang amanah. Saya yakin beliau di sana pasti tersenyum, melihat putranya mampu melayani warga Surabaya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca juga: Surabaya Genjot Tracing dan Screening TBC, Pemeriksaan Suspek Lampaui 71%!

Adi menambahkan, keluarga besar PDIP Surabaya turut hadir mengiringi seluruh proses pemakaman hingga acara kirim doa yang akan berlangsung hingga tujuh hari berturut-turut.

“Para kader PDIP selalu membersamai keluarga Pak Eri dalam suasana yang tidak mudah ini,” ujarnya, sembari mengharap keikhlasan doa dari seluruh warga Surabaya untuk almarhum.

“Doa terbaik untuk almarhum Pak Urip Suwondo. Tunai sudah tugas beliau di dunia, tunai sudah tugas beliau memimpin dan mendidik keluarga. Amal-amal baik beliau akan mengantarkannya ke surga,” pungkas Adi.{*}

Baca juga: Jukir Digital di Surabaya Capai 926 Orang, Kebiasaan Tunai Masih Jadi Kendala!

» Baca berita terkait PDIP Surabaya. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi.


Berita Terbaru

Berita Populer