Ketua Gerindra Jatim Kuak Sedikit Isi Pertemuan Prabowo-Kiai NU Jatim: Nyerempet Politik!
SURABAYA | Barometer Jatim – Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad menguak sedikit soal pertemuan bakal Capres Prabowo Subianto dengan kiai pengasuh pondok pesantren (Ponpes) dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) di Hotel Shangri-la Surabaya, Kamis (28/9/2023).
Adakah membahas politik? "Yang pasti silaturahmi karena Pak Prabowo kangen para ulama, tapi tidak bisa dihindari nyerempet membahas politik, namun hal utamanya silaturahmi," katanya, Jumat (29/9/2023).
Baca juga: Disebut Nyuap Anwar Sadad Rp 1,5 M, Harta Mahrus di LHKPN Tercatat Cuma Rp 968 Juta!
Selebihnya, Sadad yang turut mendampingi Prabowo menuturkan, silaturahmi digelar karena Prabowo lama tidak bertemu para ulama, kiai, dan gus. "Murni silaturahmi, kerinduan Pak Prabowo kepada para ulama," tandasnya.
| Baca juga:
- Turun ke Jatim Gelar Pertemuan Tertutup dengan Kiai Pengasuh Ponpes, Prabowo Berburu Cawapres dari Kalangan NU?
- Emil Dardak Takut Komentari soal Khofifah Dilirik Jadi Ketua Timses Prabowo: Iki Gubernurku Rek!
- Ketua Gerindra Jatim Ungkap Khofifah Dilirik Jadi Ketua Timses Prabowo, Wah! Batal Dibidik Jadi Cawapres?
Selain silaturahmi, politikus yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu menyampaikan Prabowo juga meminta saran dan masukan dari para ulama.
Baca juga: Qodari Puji Habis Sekolah Rakyat Surabaya: Megah, Saya Yakin Presiden Bangga!
"Ya meminta masukan para ulama, masyayikh, kiai, dan gus. Hal yang sudah rutin dilakukan Pak Prabowo selama ini untuk meminta saran ke para ulama, karena saran para ulama sangat diperhitungkan Pak Prabowo," jelasnya.
Semua masukkan dan saran para ulama, sebut Sadad, akan dipertimbangkan Prabowo untuk menjadi rujukan Indonesia yang rahmatan lil alamin.
"Antara para kiai dan Pak Prabowo sama-sama menyepakati untuk menjaga Islam Ahlussunnah wal Jamaah, Islam moderat di NKRI," ucapnya.{*}
Baca juga: Anggota DPRD Jatim Terjerat Korupsi Hibah Pokir: Mahrus Ditahan, Kapan Iskandar?
| Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur