Pesan Menohok Gus Yaqut untuk Santri: Jangan Pilih Capres-Cawapres yang Cengengesan!

Reporter : Abdillah HR  |   Sabtu, 21 Okt 2023 23:57 WIB
HARI SANTRI: Peserta Jalan Santai Hari Santri berebut salaman dengan Gus Yaqut. | Foto: Barometerjatim.com/FUL

SURABAYA | Barometer Jatim – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menegaskan santri harus terlibat dalam Pemilu 2024. Sebab, setiap episode sejarah negeri ini -- termasuk Pemilu -- pasti melibatkan santri.

Karena itu, dia berpesan agar para santri harus pintar-pintar dalam memilih pemimpin. Jangan hanya didasarkan pada tampakan fisik atau karena janji manis semata.

Baca juga: Mahfud MD: Pak Harto Penuhi Syarat Jadi Pahlawan, Ukurannya Bukan KKN tapi Hukum!

“Tetapi juga harus dicek dulu rekam jejak calon presiden, calon wakil presiden itu seperti apa,” katanya usai mengikuti Jalan Santai Hari Santri di Surabaya, Sabtu (21/10/2023).

Kalau memang rekam jejaknya baik, tidak pernah menggunakan agama sebagai kuda tunggangan untuk kepentingan-kepentingannya, tandas Gus Yaqut, silakan dipilih.

“Milih pemimpin itu juga yang serius. Jadi lihat dulu nih pemimpin yang benar-benar serius mana, yang cengengesan ya jangan lah! Masak calon pemimpin cengengesan gitu ya,” kata Gus Yaqut.

| Baca juga:

Baca juga: Hari Santri, Bupati Ipuk Salurkan Insentif Rp 9,96 M untuk 14.241 Guru Ngaji

“Jadi harus benar-benar orang yang memang siap betul memimpin negara ini, karena tantangan ke depan ini luar biasa. Seperti Presiden Jokowi sampaikan, ke depan ini bukannya lebih mudah tetapi akan lebih menantang,” sambungnya.

Sedangkan terkait Hari Santri, menurut Gus Yaqut patut dirayakan dengan riang gembira oleh semua kalangan santri. Selain menunjukkan bahwa negara mengakui perjuangan para santri dengan memberikan kado berupa Hari Santri, sekali lagi ini juga bukti bahwa santri selalu terlibat menjadi bagian dalam setiap episode sejarah negeri ini.

“Jadi mementum-momentum penting negeri ini selalu melibatkan santri, dan itu saya kira mementum Hari Santri hari ini juga bagian dari untuk mengingatkan itu kembali bahwa setiap episode sejarah negeri ini selalu melibatkan santri,” ucapnya.{*}

Baca juga: Kiai Dilecehkan, Tokoh Muda NU Marah: Ada Upaya Runtuhkan Eksistensi Pesantren!

| Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Abdillah HR | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer