Bangun dan Perbaiki Gedung Sekolah di Sumenep, Bupati Fauzi Gelontorkan Rp 64 M!
SUMENEP | Barometer Jatim – Pemkab Sumenep mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk perbaikan dan pembangunan gedung sekolah. Kebijakan itu merupakan bukti, bahwa Pemkab Sumenep sangat peduli dan memperhatikan sektor pendidikan.
Menurut Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, total anggaran pembangunan gedung sekolah tahun ini mencapai Rp 64 miliar. Jumlah itu tediri dari 80 persen Dana Alokasi Khusus (DAK) dan 20 persen sisanya dari APBD.
Baca juga: DPRD Geram Ada 4 Ijazah Ditahan karena Tunggak Biaya: APBD Sidoarjo Iki Gede!
Sedangkan peruntukannya, total anggaran pembangunan dan perbaikan gedung SD sebesar Rp 46 miliar. Lalu pembangunan gedung atau rehab SMP sebesar Rp 16 miliar dan sisanya Rp 2 miliar untuk Taman Kanak-Kanak (TK).
| Baca juga:
- GEN Jatim Nilai Cak Fauzi Pantas Jadi Penerus M Noer, Layak Tantang Khofifah di Pilgub Jatim 2024?
- Sumenep Calendar of Event 2024 Dilaunching, Wow! Bupati Fauzi Siapkan 100 Event
- Survei Pilgub Jatim: Elektabilitas Cak Fauzi Sengit Kejar Emil Dardak, Hanya Terpaut 2,1%!
”Yang sedang diprioritaskan memang perbaikan gedung karena banyak yang rusak,” jelas Fauzi dalam keterangannya, Sabtu (3/2/2024).
Gedung SD yang akan diperbaiki dan dibangun tahun ini, lanjut bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu, sebanyak 47 sekolah. Dari jumlah itu, 12 SD di antaranya di wilayah kepulauan.
Berikutnya SMP, ada 15 sekolah dan dua di antaranya terdapat di kepulauan. Kemudian untuk TK yang dicanangkan mendapat pembangunan dan perbaikan tahun ini sebanyak tujuh lembaga, empat di antaranya di kepulauan.
Baca juga: SDN di Sidoarjo Kembalikan Siswi Speech Delay ke Ortu, DPRD Tunggu Solusi Dindikbud!
| Baca juga:
- Arumi Bachsin Sambut Hangat Pj Ketua TP PKK Kota Probolinggo: Beliau Sudah Aktif, Pasti Langsung Ngegas!
- Eri Cahyadi Jadi Dewan Kehormatan Pemuda Muhammadiyah Surabaya: Saya Tunggu Sinerginya!
- Diuji DPD RI soal 8 Isu Penting, Anies Jabarkan Konsep Indonesia Adil Makmur untuk Semua
Menurut Fauzi, gedung sekolah yang bagus akan membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lebih maksimal karena siswa dan guru merasa nyaman dan aman.
”Ini bentuk perhatian pemerintah untuk mendorong perkembangan dan kemajuan pendidikan di Sumenep,” tegasnya.
Baca juga: Siswi SDN di Sidoarjo Dikembalikan ke Ortu karena Speech Delay, Kades Turun Tangan!
Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan akan berdampak positif terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). {*}
| Baca berita Sumenep. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur