Pastikan Akses Pendidikan, DPRD Surabaya Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat
SURABAYA | Barometer Jatim – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati mendukung penuh rencana Pemkot Surabaya membangun sekolah rakyat di 2026.
Dia memandang program ini sebagai langkah strategis untuk membuka akses pendidikan yang lebih inklusif, terutama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Baca juga: Pemkot Surabaya Minta Warga Update Data Pendidikan di KK: Berpengaruh ke IPM!
“Terkait sekolah rakyat, tahun 2026 akan direncanakan pembangunannya. Yang jelas ini patut diapresiasi dan kami dari Komisi D akan mengawal penuh,” ujar legislator asal Partai Gerindra tersebut, Senin (6/10/2025).
Menurut Ajeng, tujuan utama dari pembangunan sekolah rakyat untuk memastikan tidak ada lagi anak di Surabaya yang putus sekolah atau ijazahnya ditahan karena terkendala biaya.
“Sekolah ini diharapkan menjadi jembatan keberlanjutan pendidikan, dari jenjang SD hingga SMA bagi masyarakat prasejahtera,” ujar Ajeng.
Baca juga: DPRD Geram Ada 4 Ijazah Ditahan karena Tunggak Biaya: APBD Sidoarjo Iki Gede!
“Kami ingin memastikan akses pendidikan terbuka lebar. Tidak ada lagi siswa yang ijazahnya ditahan atau harus berhenti sekolah di tengah jalan dengan alasan biaya,” tegasnya.
Ajeng juga menekankan pentingnya pemerataan lokasi pembangunan. Dia mendorong Pemkot Surabaya untuk memanfaatkan berbagai aset lahan yang dimiliki di banyak wilayah, sehingga sekolah rakyat tidak terpusat di satu titik.
“Pemkot memiliki aset yang besar dan tersebar. Harapannya, sekolah rakyat tidak hanya terpusat di satu lokasi seperti di Gedung Cowek, tetapi juga dapat dibangun di tempat lain yang strategis dan mudah dijangkau,” ucapnya.{*}
Baca juga: Setoran Parkir Tak Beres, Eri Cahyadi Ancam Copot Pengawas hingga Pejabat Dishub!
| Baca berita DPRD Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur