Problem Sampah di Sidoarjo, DLHK: 25% Masyarakat Masih Buang Sembarangan!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Kamis, 30 Apr 2026 15:55 WIB
PROBLEM SAMPAH: Vira Murti, 25% masyarakat di Sidoarjo masih buang sampah sembarangan. | Foto: Barometerjatim.com/HADI

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Vira Murti Krida Laksmi mengungkap rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap perilaku membuang sampah di tempatnya.

Menurutnya, masih ada sekitar 25 persen perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan, bahkan pelakunya lintas kalangan.

Baca juga: Cegah Sampah Plastik ke Laut, Surabaya Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA

“Bukan hanya masyarakat bawah, kalangan menengah ke atas pun masih banyak yang membuang sampah sembarangan,” katanya menyikapi persoalan persampahan di Sidoarjo, Kamis (30/4/2026).  

“Saya pernah melihat sendiri, mereka menggunakan mobil tiba-tiba membuka kaca dan membuang sampahnya di jalan.   Ini tantangan besar bagi kami,” ungkapnya.

Terlebih, tandas Vira, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebelumnya mendapat pengakuan dari pemerintah pusat lewat Kementerian Lingkungan Hidup dalam hal pengelolaan sampah.

Dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, Kabupaten Sidoarjo masuk dalam 35 daerah penerima Sertifikat Menuju Kota Bersih 2025, bahkan masuk dalam 10 besar. 

Mengatasi persoalan tersebut, lanjut Vira, DLHK Sidoarjo tengah merancang berbagai strategi sosialisasi, mulai dari pemanfaatan media hingga integrasi materi lingkungan dalam dunia pendidikan.

Baca juga: Sengketa Pembatas Perumahan Mutiara Regency Sidoarjo, Hakim PTUN Gelar PS!

“Kami ingin masuk ke sekolah melalui muatan lokal, agar edukasi soal sampah bisa dimulai sejak dini,” ujarnya.

Di tengah upaya tersebut, DLHK juga dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, termasuk pemangkasan biaya operasional seperti bahan bakar hingga 50 persen. Kondisi ini membuat pengelolaan sampah semakin menantang.

“Dengan anggaran terbatas, kami harus tetap menjaga kualitas layanan, sekaligus mempertahankan capaian yang sudah diraih sebelumnya,” katanya.

Vira berharap, ke depan ada dukungan lebih luas dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, agar persoalan sampah dapat ditangani secara bersama-sama.

Baca juga: 20 Tahun Lumpur Lapindo, 49 Bangunan Belum Beres Urusan Ganti Rugi!

Pengelolaan sampah itu bukan hanya tanggung jawab DLHK, tapi tanggung jawab kita semua,” ucapnya.{*}

| Baca berita Sidoarjo. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer