Dilantik Jadi Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri Punya Harta Rp 15,5 M!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Syaifuddin Zuhri dilantik dan diambil sumpahnya menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya lewat rapat paripurna, Rabu (6/5/2026).
Sebagai legislator, Syaifuddin terbilang tajir. Memiliki total harta kekayaan Rp 15,5 miliar (15.564.949.583) berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 29 Maret 2025.
Baca juga: Resmi Nakhodai DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri Akan Dengarkan Banyak Pihak!
Harta politikus PDIP itu terdari dari 11 bidang tanah dan bangunan yang semuanya berada di Surabaya senilai Rp 13.399.282.000.
Sisanya berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 192.500.000, terdiri dari sepeda motor Monstac hasil sendiri Rp 37.500.000 dan mobil Toyota Hardtop Jeep tahun 1966 hasil sendiri Rp 155.000.000.
Pria yang akrab disapa Ipuk itu juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 1.811.167.583, serta harta lainnya Rp 162.000.000
Sementara itu usai dilantik, Syaifuddin menegaskan amanat yang diembannya membawa tanggung jawab jauh lebih besar. Dia berkomitmen melanjutkan kerja-kerja kerakyatan yang telah dirintis Ketua DPRD Surabaya sebelumnya, almarhum Adi Sutarwijono.
Baca juga: DPRD Surabaya Punya Ketua Baru, PDIP Tempatkan Anas Karno di Komisi A
“Sekarang tentu berbeda, beban kerja semakin besar. Saya harus bisa melanjutkan apa yang sudah dilakukan almarhum Pak Adi, terutama dalam kerja-kerja kerakyatan,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya soliditas internal DPRD Surabaya sebagai fondasi utama dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dengan komposisi 50 anggota dari berbagai latar belakang partai, menurutnya, persatuan visi menjadi kunci.
“Yang utama adalah bagaimana mengompakkan seluruh anggota DPRD yang berbeda-beda partai, tapi punya satu tujuan, yaitu memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.{*}
Baca juga: Bergaji Rp 100,6 Juta per Bulan, Seberapa Tajir Dirut PT PWU Erlangga Satriagung?
| Baca berita DPRD Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur