Puti Guntur: Surabaya-Sidoarjo Bukan Dapil Neraka tapi Dapil Besi!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Kamis, 21 Mei 2026 02:19 WIB
DAPIL BESI: Puti Guntur, duduk di kursi DPR RI berangkat dari Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo. | Foto: Barometerjatim.com/HADI

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Ketua Bidang Pendidikan DPP PDIP, Puti Guntur Soekarno mengingatkan kader partainya bahwa perjuangan tidaklah mudah. Termasuk dirinya yang harus bertarung hebat di Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) untuk lolos ke Senayan maupun ketika kini duduk di kursi DPR RI.

“Perjuangan ini tidak mudah, bahkan saya sendiri di DPR RI di Jatim 1. Kalau teman-teman guyonan di Jakarta, Dapil-nya di mana mbak, Jatim 1, oh Surabaya-Sidoarjo, itu Dapil Besi katanya,” ujarnya saat menghadiri pelantikan pengurus PAC PDIP periode 2026-2031 se-Kabupaten Sidoarjo, Senin (18/5/2026).

Baca juga: PAC PDIP se-Sidoarjo Dilantik, Puti Guntur: Yang Loyal, Jangan Mencla-mencle!

“Bukan Dapil Neraka, Dapil Besi. Saya enggak ngerti itu apa maksudnya Dapil Besi. Tetapi memang lawan-lawan saya dari partai lain di Dapil Jatim 1 ini luar biasa,” ucap Puti yang lolos ke Senayan dengan meraih 108.181 suara pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.

Dia juga menyebut koleganya di Komisi X DPR RI dari Dapil Jatim 1 tak sedikit. “Teman-teman saya yang di Komisi X aja yang dari Jatim 1 banyak sekali. Ada 4, bayangkan,” katanya.

Menilik daftar anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Jatim 1 total ada 5 legislator. Selain Puti, 4 lainnya yakni Ahmad Dhani (Gerindra), Adela Kanasya Adies (Golkar, dapat PAW setelah ayahnya Adies Kadir dilantik sebagai hakim Mahkamah Konstitusi pada 5 Februari 2026), Lita Machfud Arifin (Nasdem), dan Reni Astuti (PKS).

Karena itu, Puti mengajak kader PDIP terutama yang hadir dalam pelantikan PAC se-Sidoarjo agar bekerja keras dalam perjuangan. “Jadi kita hadir di sini itu bukan untuk gaya-gayaan,” katanya.

Baca juga: Syaifuddin Zuhri Ketua DPRD Surabaya, Pesan Tajam PDIP: Jangan Permalukan Partai!

Terlebih yang hadir dalam pelantikan adalah para motor penggerak partai, mesin partai, maka semuanya harus bisa bergotong royong, solid, dan loyal.

“Hari ini yang kita butuhkan adalah loyalitas kita terhadap PDIP, gak boleh mencla-mencle,” tegasnya berapi-api.

Loyalitas tersebut, tandas Puti, akan diuji saat Pemilu 2029. “Itu ujian kita. Kita loyal apa tidak terhadap partai,” ucapnya.{*}

Baca juga: PDIP Ajukan PAW Adi Sutarwijono, Calon Ketua DPRD Surabaya Masih Rahasia!

| Baca berita PDIP. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer