Kecamatan di Surabaya Luncurkan Gratis Belajar Bahasa Inggris, Kuota Diserbu Habis!

Reporter : Andriansyah  |   Sabtu, 30 Mei 2026 01:03 WIB
TEROBOSAN: RICH, belajar Bahasa Inggris berkualitas secara gratis dan menyenangkan. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA | Barometerjatim.com – Pakal, salah satu kecamatan di Surabaya, meluncurkan terobosan pendidikan bertajuk Rumah Inggris Ceria dan Hebat (RICH). Program pembelajaran Bahasa Inggris gratis bagi anak usia dini yang digagas bersama Bunda PAUD Kecamatan Pakal tersebut, mendapat sambutan luar biasa dari warga. 

Camat Pakal, Zainuddin Fanani mengatakan penguasaan Bahasa Inggris kini menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan era digital dan globalisasi. Karena itu, pihaknya ingin memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar tanpa terkendala biaya.

Baca juga: DLH Pergoki Pembuang Limbah Kurban ke Kali Surabaya, Terancam Denda Rp 50 Juta!

“Selama ini belajar Bahasa Inggris sering dianggap mahal sehingga belum menjadi prioritas sebagian orang tua. Melalui RICH, kami ingin membuktikan bahwa anak-anak bisa mendapatkan pembelajaran Bahasa Inggris yang berkualitas secara gratis dan menyenangkan,” katanya, Jumat (29/5/2026).

Program RICH, terang Fanani, menyasar anak usia 4-9 tahun mulai dari jenjang TK A, TK B, Raudhatul Athfal (RA) hingga siswa SD kelas 1 dan 2 yang berdomisili di Kecamatan Pakal. Setiap angkatan akan menjalani masa belajar selama satu tahun dengan sekitar 10 bulan pembelajaran aktif dan 2 bulan masa libur.

Belajar Sambil Bermain

Berbeda dari kursus formal pada umumnya, konsep pembelajaran di RICH dirancang dengan pendekatan fun learning atau belajar sambil bermain. Materi yang diberikan berfokus pada basic English, terutama pengenalan kosakata dan keterampilan berbicara sederhana agar anak lebih percaya diri dalam berkomunikasi.

“Usia dini adalah masa emas perkembangan bahasa. Anak-anak lebih cepat menyerap kosakata, meniru pelafalan, dan berani berekspresi. Karena itu kami ingin memperkenalkan Bahasa Inggris sejak awal agar mereka lebih siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” jelasnya.

Nah, memudahkan akses masyarakat, kelas-kelas RICH ditempatkan di seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Pakal. Model ini dinilai efektif karena membuat peserta didik tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti pembelajaran.

Baca juga: Shalat Idul Adha di Balai Kota Surabaya, Gerimis Tak Surutkan Antusias Warga

“Selain belajar gratis, peserta juga mendapat sertifikat kelulusan dan pendampingan dari mentor berpengalaman, termasuk kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa),” terangnya.

Fanani menandaskan, antusiasme masyarakat ternyata melampaui perkiraan sejak program ini pertama kali dibuka. Sebanyak 150 siswa disiapkan di tiap kelurahan dengan total sekitar 600 peserta untuk seluruh wilayah Pakal. Dalam waktu singkat, seluruh kuota tersebut langsung terpenuhi oleh pendaftar.

“Bahkan saat trial class yang digelar sepanjang Mei 2026, permintaan pendaftaran terus berdatangan dari para orang tua. Sebagian calon peserta kini masuk daftar tunggu untuk mengikuti kelas reguler yang dijadwalkan mulai pada tahun ajaran baru 2026–2027, sekitar Juli hingga Agustus mendatang,” paparnya.

Fanani berharap program ini dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda Surabaya dalam menghadapi persaingan masa depan. 

Baca juga: Pemkot Terima Sapi Kurban Bantuan Prabowo, Dibeli dari Peternak Surabaya

Terlebih, muncul informasi bahwa Bahasa Inggris akan kembali menjadi mata pelajaran wajib di tingkat sekolah dasar mulai 2027.

“Kami ingin anak-anak Pakal tumbuh lebih percaya diri, kreatif, dan mampu bersaing di masa depan. RICH bukan sekadar tempat belajar Bahasa Inggris, tetapi ruang untuk membangun keberanian dan mimpi anak-anak,” ucapnya.{*}

| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer