Adhy Karyono Sayangkan Perusakan Grahadi: Ini Simbol Pemprov Jatim!

Reporter : Andriansyah  |   Sabtu, 27 Jun 2026 00:53 WIB
LEMPARI GRAHADI: Massa demo #IndonesiaSekarat bakar-bakar dan melempari Gedung Negara Grahadi. | Foto: IST

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono menyayangkan perusakan Gedung Negara Grahadi saat aksi demonstrasi #IndonesiaSekarat, Jumat (26/6/2026) malam.

"Ini sangat disayangkan ya. Kita sedang proses untuk menyelesaikan perbaikan Grahadi yang setahun lalu sudah kebakar juga, ini sudah terjadi lagi seperti ini, sangat disayangkan," katanya di sela memantau Grahadi pasca demo.

Baca juga: Demo di Grahadi Kembali Anarkis, Gus Hans Lihat Ada Sentimen Negatif ke Khofifah!

Adhy juga berterima kasih kepada aparat keamanan yang sudah bekerja keras menangani pendemo. "Ya terima kasih tadi keamanan sudah bisa menghalau semua, tapi mohon ini tidak terjadi lagi," katanya. 

Bagi Adhy, perusakan bangunan negara seperti Grahadi merupakan kerugian bagi warga semua. "Ini simbol dari Pemprov Jatim dirusak kembali," katanya.

JANGAN TERJADI LAGI: Adhy Karyono, sayangkan perusakan Gedung Negara Grahadi. | Foto: IST

Insiden ini, tandasnya, juga berdampak langsung pada kelanjutan proyek pemulihan gedung. Saat ini, sejumlah material termasuk rangka besi telah dipasang untuk pengerjaan fisik bangunan.

Baca juga: Hasoloan Kepalai BPKP Jatim Berharta Rp 1,3 M, Di LHKPN Ngaku Tak Punya Kendaraan!

“Memang sedang renovasi ini, saatnya renovasi ini. Ini sudah dipasang besi untuk perbaikan tapi ya (dengan adanya perusakan) kita terlambat sedikit,” ucapnya.

Aksi unjuk rasa yang digelar sejak sore hari, awalnya berjalan kondusif. Massa menyampaikan aspirasi terkait ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah dan meminta bertemu perwakilan pihak berwenang. Namun situasi mulai memanas sekitar pukul 18.30 WIB, lantaran permintaan dialog tak kunjung bersambut.

Massa yang kecewa kemudian meluapkan amarahnya dengan membakar sampah di tengah jalan, serta melemparkan petasan, batu, dan benda tumpul lainnya ke arah halaman Grahadi. Akibatnya, pagar di sisi timur mengalami kerusakan.

Baca juga: Hasoloan Manalu Nakhoda Baru BPKP Jatim, Khofifah Ajak Saling Nyekrup!

Polisi, setelah berkali-kali meminta tak anarkis, akhirnya membubarkan aksi dengan mendorong massa secara bertahap dari depan Grahadi hingga ke kawasan Bundaran Air Mancur. Pembubaran mulai dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB dan belasan orang diamankan.{*}

| Baca berita Pemprov Jatim. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer