Santri Mambaul Hikam Sidoarjo Keracunan Massal MBG, Subandi: Kita Cek SPPG!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Selasa, 01 Sep 2026 23:51 WIB
CEK LANGSUNG: Bupati Subandi usai melakukan pengecekan ke RSUD Notopuro Sidoarjo. | Foto: Barometerjatim.com/HADI

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Bupati Sidoarjo, Subandi memastikan seluruh santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam yang mengalami keracunan massal diduga usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mendapatkan penanganan medis dengan baik di sejumlah rumah sakit.

“Semua pasien tertangani dengan baik,” katanya usai melakukan pengecekan langsung ke RSUD Notopuro Sidoarjo didampingi Kapolresta Sidoarjo dan Dandim 0816, Selasa (19/2026).

Baca juga: Ratusan Santri Mambaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Bantah Ada yang Meninggal!

Dia juga membantah adanya informasi mengenai pasien yang meninggal dunia. “Jadi kalau ada berita yang meninggal itu, enggak benar,” tegasnya.

Subandi menegaskan, Pemkab Sidoarjo telah melakukan pemantauan terhadap kondisi para santri yang dirawat di tiga rumah sakit, yakni RSUD Notopuro, RS Delta Surya, dan RS Siti Hajar.

Dia bahkan mengaku telah melakukan pengecekan langsung hingga dua kali, untuk memastikan pelayanan kesehatan dan kondisi pasien.

“Kita sudah pastikan ada di tiga rumah sakit. Saya tadi sudah cek sampai dua kali di sini, kita kontrol semuanya sudah tertangani dengan baik,” ujarnya.

Tertangani dengan Baik

Terkait jumlah yang dirawat, Subandi menyebut di RS RS Siti Hajar sekitar 58 santri. Menurutnya, kondisi para pasien secara umum sudah menunjukkan perkembangan positif karena tertangani dengan baik dan prosesnya cepat.

Sedangkan di RSUD Notopuro mencapai hampir 200 orang dan kondisinya terus membaik. Bahkan, sebagian pasien yang dinilai sudah cukup pulih akan diperbolehkan pulang setelah melalui pemeriksaan dan dinyatakan layak oleh tim medis.

Lalu santri yang dirawat di RS Delta Surya, Subandi menyebut jumlahnya relatif lebih sedikit sekitar 15 orang. Kondisi mereka disebut hanya mengalami gejala ringan.

Baca juga: DPRD Geram Ada 4 Ijazah Ditahan karena Tunggak Biaya: APBD Sidoarjo Iki Gede!

Meski kondisi para santri semakin membaik, Pemkab Sidoarjo tidak ingin mengambil risiko dengan memulangkan santri sebelum kondisinya benar-benar pulih. 

“Sudah kita instruksikan direktur rumah sakit, sampai anak ini selesai semuanya baru kita bolehkan pulang,” ucapnya.

Minta Jangan Panik

Subandi juga meminta para wali santri tidak panik dan tidak khawatir terhadap kondisi anak-anak mereka. Pemkab, katanya, telah mengerahkan seluruh jajaran terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan maksimal.

“Saya menghimbau dari bapak wali santri semuanya enggak usah ada kekhawatiran. Kita, pimpinan daerah, sudah memaksimalkan dalam pelayanan. Enggak usah ada kekhawatiran, sampai anak panjenengan (anda) semua sembuh,” ujarnya. 

Baca juga: Copot Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati, Ini Alasan Bupati Subandi!

Selain memastikan kondisi para santri, Subandi menyampaikan rencana pengecekan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin Sidoarjo. Pemeriksaan akan dilakukan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengetahui secara langsung persoalan yang terjadi.

“Besok insyaallah akan kita cek ke sana. Kita akan cek persoalannya apa di sana," pungkasnya.{*}

| Baca berita MBG. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer