Copot Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati, Ini Alasan Bupati Subandi!

Reporter : -
Copot Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati, Ini Alasan Bupati Subandi!
HAL BIASA: Subandi, rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal biasa dalam dinamika pemerintahan. | Foto: Pemkab Sidaorjo

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Bupati Sidoarjo, Subandi menjelaskan soal pencopotan Fenny Apridawati sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) dan digeser menjadi Asisten III (Administrasi Umum) Sekretariat Daerah Pemkab Sidoarjo.

Pergantian posisi Sekda tersebut dilakukan bersamaan dengan pelantikan 170 pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo, termasuk 10 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Rabu (26/8/2026).

Subandi menegaskan, rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian yang biasa dalam dinamika pemerintahan. Kebijakan tersebut dilakukan, sebagai upaya membangun kekuatan organisasi dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

Selain memperkuat internal pemerintahan, Subandi menekankan pentingnya membangun harmonisasi dengan DPRD serta merangkul Aparat Penegak Hukum (APH) di Sidoarjo. Sinergi antarlembaga dinilai penting, agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan semakin kuat dan terarah.

“Mutasi ini sudah biasa. Ini untuk membangun kekuatan, percepatan pembangunan, pelayanan masyarakat, dan harmonisasi dengan DPRD, serta merangkul APH di Sidoarjo,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh jajaran. Ditegaskan lagi, bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai apabila setiap perangkat pemerintahan bekerja sendiri-sendiri.

Solusi Atas Persoalan

Subandi berharap, seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga koordinasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan koordinasi dan kekompakan yang semakin baik, pelayanan publik diharapkan semakin cepat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Sidoarjo,” ucapnya.

Subandi menandaskan, dampak positif yang nyata bagi masyarakat menjadi ukuran keberhasilan kinerja pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo

Menurutnya, setiap jabatan merupakan amanah dan kepercayaan yang harus diwujudkan melalui kinerja pemerintahan yang mampu memberikan solusi atas persoalan di masyarakat.

Dia meminta seluruh pejabat yang dilantik menjadikan pelantikan ini sebagai bagian perjalanan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas. Bukan hanya kehormatan semata, namun juga kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Subandi.

“Juga harapan masyarakat kepada pemerintah yang bekerja secara nyata dan memberikan solusi atas segala persoalan yang dihadapi masyarakat,” ucapnya.

Menurut Subandi, pejabat pemerintah tidak cukup hanya menjalankan rutinitas dan menyelesaikan tugas administratif. Setiap kebijakan dan program yang dijalankan harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Karena itu, Subandi meminta seluruh pejabat membangun koordinasi dan komunikasi yang baik. Kekompakan diperlukan mulai dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif.

“Ukuran keberhasilan pejabat adalah dari dampak positif yang dirasakan masyarakat,” ucapnya.{*}

| Baca berita Pemkab Sidoarjo. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.